Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta Akibat Pengemplang Pajak
Senin, 21/01/2019 - 20:40:32 WIB
TERKAIT:
 
  • Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta Akibat Pengemplang Pajak
  •  

    PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru merugi 

    ratusan juta tiap bulan akibat pengemplang pajak. Kerugian itu 

    diketahui sejak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota 

    Pekanbaru memasang tapping box di beberapa tempat usaha.

    Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan 

    sudah memiliki data tempat usaha atau Wajib Pajak (WP) yang 

    punya selisih bayar atau pengemplang pajak. Jumlah selisih pajak 

    yang harusnya dibayar WP itu bervariasi. 

    "Selisih bayar yang ditapping itu ada sampai Rp67 juta. Ada yang 

    selisihnya Rp18 juta. Kita sekarang dalam proses pemeriksaan 

    terhadap itu," kata Zulhelmi, Senin (21/1/2019).

    Kata dia, ada 20 tempat usaha yang ketahuan mengemplang pajak, 

    setelah pemasangan 300 lebih tapping box oleh Bapenda. Kerugian 

    yang dialami Pemko lebih dari Rp100 juta. 

    "Itu dalam proses pemeriksaan. Ada (Rp100 juta) lebih. Artinya itu 

    potensi pajak yang tak terpungut. Tapping box ini sangat bermanfaat 

    bagi kita. Kita sudah punya pengujian informasi pelaporan 

    pajaknya," tutur Zulhelmi.

    Ia mencontohkan, seharusnya, perusahaan membayar pajak sebesar 

    Rp150 juta, tapi yang dibayar hanya Rp50 juta. Artinya, ada Rp100 

    juta uang pajak yang seharusnya dibayar, tapi tidak dibayarkan. 

    "Kan kita sudah rugi Rp100 juta, itu misalnya. Tentu kita panggil, 

    berapa sebetulnya nilai transaksi, kalau dia bohong, ketahuan. 

    Misalnya, dia gak mau bayar, dia bisa ajukan keberatan resmi ke 

    Bapenda, kita bisa menerima dan bisa menolak, tentu dengan alasan 

    jelas," kata dia. 

    Jadi, lanjutnya, jika keberatan itu ditolak oleh Bapenda, WP wajib 

    membayar sisa pajak yang digelapkan. "Ketika kita menolak, 

    mereka harus bayar, paling lama diberi waktu 1 bulan, kalau tidak 

    dibayar juga kita sita aset dan dilelang," tegasnya. (del) 




     
    Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta Akibat Pengemplang Pajak
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api
    02 Pembayaran Honor RT dan RW di Pekanbaru Tunggu Audit BPK
    03 UAS Tidak Hadiri Sidang Penghinaan
    04 Gebyar Hoki Imlek Honda Bertabur Hadiah
    05 Sabtu, Lomba Bahasa Mandarin di Mal SKA
    06 Menjalin Silaturahmi Dengan EVP
    07 XL Luncurkan Kartu Perdana XL Go Izi
    08 Dua Flyover Langsung Dilalui, Jembatan Siak IV Ditunda
    09 Kelurahan Sapat Jadi Kampung Nelayan di Inhil
    10 Telkomsel Terapkan Aplikasi Digital Desa di Pasaman
    11 IM3 Ooredoo dan GOJEK Hadirkan Paket Online Gaspol
    12 Donasi Konsumen Alfamart, Bentuk Kepedulian Sesama
    13 Bawaslu Sambut Baik Mappilu PWI
    14 Bupati Pelalawan Minta Kades Kelola ADD Dengan Benar
    15 Seluruh OPD di Inhil Harus Paham Penyusunan Renstra Perangkat Daerah
    16 56 Tim Futsal Ramaikan SMAN 5 Cup IX
    17 Mappilu PWI Riau Hadiri Rakor Pemilu, Rusidi: Bawaslu Tidak Bisa Kerja Sendiri
    18 Lepas Mahasiswa KKN, Ini Pesan Bupati Inhu
    19 The Zuri Hotel Kunjungi Metro Riau Group
    20 Didesak 1.000 Advokat, Polda Segera Gelar Perkara Penganiayaan Keluarga Maryatun
    21 Jembatan Siak IV Mustahil Diresmikan Presiden
    22 Bawaslu Terima Laporan 610 Konten Hoax di Medsos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian