Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
Sebut Prabowo Teken Caleg Eks Koruptor, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu
Kamis, 24/01/2019 - 19:09:30 WIB
Jokowi dan Prabowo
TERKAIT:
 
  • Sebut Prabowo Teken Caleg Eks Koruptor, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu
  •  

    JAKARTA - Tim Advokasi Milenial Peduli Pemilu melaporkan capres Joko Widodo (Jokowi) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Jokowi dilaporkan karena pernyataannya dalam debat capres soal berkas caleg Gerindra eks koruptor yang diteken Prabowo Subianto sebagai ketum.

    Muhajir sebagai tim Advokasi Milenial Peduli Pemilu diserahkan kepada pihak Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Laporan disertakan dengan bukti berupa video dan berita.

    "Kami hari ini dari tim advokat Milenial Peduli Pemilu melaporkan Bapak Jokowi selaku paslon capres-cawapres tahun 2019 nomor urut 1 soal debat pertama di Bidakara tanggal 17 Januari 2019," ujar Muhajir di kantor Bawaslu, Jal MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).

    Muhajir mengatakan Jokowi sudah menuding Prabowo, menandatangi berkas mantan napi korupsi yang maju sebagai caleg. Menurutnya, Prabowo tidak menandatangani dokumen caleg eks napi korupsi, karena caleg tersebut terdapat pada tingkat DPRD.

    "Yang bersangkutan menuduh bapak Prabowo menandatangani caleg dari Gerindra, yang mana caleg tersebut mantan napi korupsi. Padahal, faktanya pak Prabowo selaku paslon capres-cawapres nomor 02 dan sekaligus sebagai Ketum Gerindra itu tidak pernah menandatangani caleg itu sebagaimana tuduhan dari pak Jokowi," ujar Muhajir.

    "Karena caleg-caleg itu merupakan caleg DPRD kabupaten, dan caleg DPRD provinsi, dan yang menandatangani berkas pencalonan caleg itu yakni ketua dan sekretaris DPD atau tingkat provinsi atau kabupaten atau kota," sambungnya.

    Jokowi dilaporkan dengan dugaan melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu. "Pernyataan yang disampaikan capres Jokowi itu adalah merupakan penghinaan terhadap Prabowo yang sama sekali dia tidak pernah tandatangan soal caleg mantan koruptor. Ini berdampak ke asumsi masyarakat yang mengatakan pak Prabowo adalah pendukung koruptor," tuturnya.

    Jokowi dalam debat capres pertama juga menyoroti soal eks napi koruptor yang menjadi caleg Gerindra. Caleg yang dimaksud Jokowi merupakan enam caleg yang mengikuti pileg untuk tingkat DPRD.

    Dalam debat capres, Jokowi mempersoalkan berkas caleg-caleg itu yang diteken Prabowo sebagai Ketum Gerindra. (mr/sri)



     
    Berita Lainnya :
  • Sebut Prabowo Teken Caleg Eks Koruptor, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api
    02 Pembayaran Honor RT dan RW di Pekanbaru Tunggu Audit BPK
    03 UAS Tidak Hadiri Sidang Penghinaan
    04 Gebyar Hoki Imlek Honda Bertabur Hadiah
    05 Sabtu, Lomba Bahasa Mandarin di Mal SKA
    06 Menjalin Silaturahmi Dengan EVP
    07 XL Luncurkan Kartu Perdana XL Go Izi
    08 Dua Flyover Langsung Dilalui, Jembatan Siak IV Ditunda
    09 Kelurahan Sapat Jadi Kampung Nelayan di Inhil
    10 Telkomsel Terapkan Aplikasi Digital Desa di Pasaman
    11 IM3 Ooredoo dan GOJEK Hadirkan Paket Online Gaspol
    12 Donasi Konsumen Alfamart, Bentuk Kepedulian Sesama
    13 Bawaslu Sambut Baik Mappilu PWI
    14 Bupati Pelalawan Minta Kades Kelola ADD Dengan Benar
    15 Seluruh OPD di Inhil Harus Paham Penyusunan Renstra Perangkat Daerah
    16 56 Tim Futsal Ramaikan SMAN 5 Cup IX
    17 Mappilu PWI Riau Hadiri Rakor Pemilu, Rusidi: Bawaslu Tidak Bisa Kerja Sendiri
    18 Lepas Mahasiswa KKN, Ini Pesan Bupati Inhu
    19 The Zuri Hotel Kunjungi Metro Riau Group
    20 Didesak 1.000 Advokat, Polda Segera Gelar Perkara Penganiayaan Keluarga Maryatun
    21 Jembatan Siak IV Mustahil Diresmikan Presiden
    22 Bawaslu Terima Laporan 610 Konten Hoax di Medsos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian