Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal 'Propaganda Rusia'
Rabu, 06/02/2019 - 20:15:45 WIB
Jokowi
TERKAIT:
 
  • Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal 'Propaganda Rusia'
  •  

    JAKARTA - Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rabu (6/2). Jokowi dilaporkan terkait pernyataannya soal salah satu pasangan calon yang menggunakan 'propaganda Rusia'.

    Jokowi dilaporkan oleh Advokat Peduli Pemilu atas dugaan menghina kandidat lain dan melakukan adu domba di masyarakat.

    "Kami duga berpotensi mengganggu ketertiban umum di mana kontennya yang bersifat hasutan, bahkan ujaran kebencian. Yang di mana sama-sama kita ketahui ketika di Surabaya itu Pak Jokowi mengeluarkan statement ada salah satu tim sukses yang menggunakan propaganda Rusia dalam pelaksanaan pemilu ini," kata anggota Advokat Peduli Pemilu sekaligus pelapor Mohamad Taufiqurrahman di Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (6/2).

    Dalam kesempatan itu, Taufiqurrahman juga melaporkan tiga tim sukses Jokowi yaitu Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily, dan juga sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. Mereka juga diseret dalam kasus 'propaganda Rusia'.

    Dalam laporannya, Taufiqurrahman membawa tangkapan layar berita media online dan rekaman video pernyataan Jokowi soal 'propaganda Rusia' sebagai barang bukti.

    Jokowi dan kawan-kawan diduga melanggar Pasal 280 huruf c dan d juncto Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara dan ancaman denda Rp24 juta.

    "Proses ini harus diklarifikasi secara cepat, kami mengharapkan Bawaslu juga sangat independen dan tidak memandang siapa yang kami laporkan," kata dia.

    Polemik 'propaganda Rusia' yang disebut Jokowi bermula saat capres petahana itu sempat menyindir ada tim sukses kandidat Pilpres 2019 yang menyewa konsultan asing. Tim sukses itu, kata dia, menggunakan teori propaganda Rusia.

    Pernyataan Jokowi dilontarkan saat bertemu relawan di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2). Pernyataan itu merespons tudingan Jokowi sebagai antek asing.

    Jokowi tidak merinci siapa pihak yang dimaksud. Dia hanya mengatakan bahwa konsultan asing itu menggunakan propaganda ala Rusia di Pilpres 2019.

    Propaganda Rusia itu sendiri, menurut Jokowi, yakni menyebarkan kebohongan sehingga membuat masyarakat menjadi ragu. Jokowi menyebut propaganda tersebut juga berpotensi memecah belah masyarakat.

    "Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, enggak peduli," kata Jokowi saat itu.

    Pidato 'propaganda Rusia' itu pun menuai protes, salah satunya dari Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia. Mereka menegaskan Rusia tidak dalam posisi mencampuri politik dalam negeri Indonesia.

    "Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas," cuit Kedubes Rusia untuk Indonesia melalui akun Twitter resmi mereka, Senin (4/2). (mr/sri)



     
    Berita Lainnya :
  • Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal 'Propaganda Rusia'
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api
    02 Pembayaran Honor RT dan RW di Pekanbaru Tunggu Audit BPK
    03 UAS Tidak Hadiri Sidang Penghinaan
    04 Gebyar Hoki Imlek Honda Bertabur Hadiah
    05 Sabtu, Lomba Bahasa Mandarin di Mal SKA
    06 Menjalin Silaturahmi Dengan EVP
    07 XL Luncurkan Kartu Perdana XL Go Izi
    08 Dua Flyover Langsung Dilalui, Jembatan Siak IV Ditunda
    09 Kelurahan Sapat Jadi Kampung Nelayan di Inhil
    10 Telkomsel Terapkan Aplikasi Digital Desa di Pasaman
    11 IM3 Ooredoo dan GOJEK Hadirkan Paket Online Gaspol
    12 Donasi Konsumen Alfamart, Bentuk Kepedulian Sesama
    13 Bawaslu Sambut Baik Mappilu PWI
    14 Bupati Pelalawan Minta Kades Kelola ADD Dengan Benar
    15 Seluruh OPD di Inhil Harus Paham Penyusunan Renstra Perangkat Daerah
    16 56 Tim Futsal Ramaikan SMAN 5 Cup IX
    17 Mappilu PWI Riau Hadiri Rakor Pemilu, Rusidi: Bawaslu Tidak Bisa Kerja Sendiri
    18 Lepas Mahasiswa KKN, Ini Pesan Bupati Inhu
    19 The Zuri Hotel Kunjungi Metro Riau Group
    20 Didesak 1.000 Advokat, Polda Segera Gelar Perkara Penganiayaan Keluarga Maryatun
    21 Jembatan Siak IV Mustahil Diresmikan Presiden
    22 Bawaslu Terima Laporan 610 Konten Hoax di Medsos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian