Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
Sanksi Terlalu Berat dan Tak Efektif, DLH akan Revisi Perda Sampah
Kamis, 03/01/2019 - 20:08:32 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Sanksi Terlalu Berat dan Tak Efektif, DLH akan Revisi Perda Sampah
  •  

    SELATPANJANG - Tiga tahun sejak Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2015 tentang Pengelolaan sampah, Perda ini belum pernah digunakan sama sekali dan disosialisasikan ke masyarakat karena pelaksanaannya dianggap tidak akan maksimal. Ini diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti, Hendra Putra.

    Pada Pasal 55 Perda Nomor 13 Tahun 2015 dijelaskan secara detail, barang siapa yang membuang sampah tidak pada tempatnya, maka didenda dengan kurungan 6 bulan penjara atau membayar sebanyak-banyaknya 50 juta rupiah. Sedangkan yang kedapatan membuang sampah sembarangan di tempat fasilitas umum, maka akan ditilang di tempat dan akan dikenakan sanksi dengan membayar denda sebesar Rp50.000 perkantong plastik.

    Hendra mengatakan, sanksi yang ada terlalu berat. Ia menilai, sanksi bagi pelaku membuang sampah sembarangan yang diancam denda Rp50 juta dan kurungan 6 bulan penjara sebelumnya ini terlalu muluk-muluk, maka harus direvisi. Selain itu Perda tersebut tidak sesuai dengan nomenklatur dinas.

    DLH juga akan meminta untuk meninjau kembali Perda tersebut. Jika memungkinkan, sanksi akan dibuat lebih ringan. Aturan yang sedang dimatangkan ini sanksinya memang lebih ringan dari aturan sebelumnya, namun aturan itu akan benar-benar diterapkan.

    Upaya ini dilakukan untuk mendorong penerapan sanksi kepada pelaku pembuang sampah sembarang agar lebih efektif. 

    "Jadi aturan yang sedang digodok ini sanksinya lebih ringan dari aturan sebelumnya, tetapi akan benar-benar dilaksanakan," kata Hendra.

    Dalam revisi Perda tersebut juga dimaksimalkan peran berbagai unsur seperti mengakomodir fungsi camat dan lurah dalam mengatasi sampah. Selain itu juga diatur tentang membayar retribusi sampah rumah tangga sebagai salah satu sumber PAD.

    "Naskah akademik untuk revisi Perdanya sudah kita masukkan, tinggal  menunggu pembahasan dan pengesahan," ungkap Hendra. 

    Penulis : Ali Imron
    Editor    : Fauzia




     
    Berita Lainnya :
  • Sanksi Terlalu Berat dan Tak Efektif, DLH akan Revisi Perda Sampah
  •  
    Komentar Anda :

     
      Berita Terkini  
    01 MUI Pekanbaru Safari Dakwah ke Masjid Paripurna Al-Hidayah
    02 Pertamina Hulu Indonesia Akan Tingkatkan Produksi
    03 Kuansing Kekurangan Dokter
    04 Masjid Al-Hidayah Jalan Meranti Gelar Rapat Tahunan
    05 Business Lunch Buffet di Hotel Furaya Diskon 50 Persen
    06 Satpol PP Dumai Amankan 17 Anak Punk
    07 XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Sumatera
    08 Simeone Kecewa Atletico Tersingkir dari Copa del Rey 2018-2019
    09 OJK Nyatakan Kinerja Sektor Keuangan 2018 Positif
    10 Enggan Disentuh Suami Gara-gara Memiliki PIL
    11 Terungkap, Motif Pembunuhan Sepupu di Perawang Demi Modal Nikah, Awalnya Tak Niat Membunuh
    12 KPK Geledah Kantor Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Sita Dokumen Keuangan
    13 Gubernur Riau Pecat 23 PNS Pemprov Terlibat Korupsi
    14 Saat Akhir Tahun Kemarin Trafik Operator Melejit, Paling Banyak Dipakai Streaming
    15 Terkait Dugaan Korupsi Rp1,6 Miliar, Polda Riau Periksa Seluruh Anggota DPRD Rohil
    16 KPU Rohul Terima Laporan LPSDK, Partai Golkar Terbesar Terima Sumbangan
    17 Ada Keluhan Tentang Internet Desa, Musliadi: MoU dengan PT Icon Plus Perlu Ditinjau Ulang
    18 Teken Komitmen Bersama, Bupati Minta Kades Gunakan ADD Tepat Sasaran
    19 Cuma Rp5 Juta, Sudah Bisa Pesan Avanza Terbaru 2019
    20 Sanksi Terlalu Berat dan Tak Efektif, DLH akan Revisi Perda Sampah
    21 Dilantik Ketua DPRD Kuansing, Wachid Insani dan Syafri Said Resmi Jadi Anggota Dewan
    22 Inikah Wajah Baru Avanza-Xenia 2019?
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian