Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana 'Cincinot' ke Malaysia
Selasa, 22/01/2019 - 20:42:26 WIB
Bupati Inhil, HM Wardan MP didampingi Ketua HNSI, Said Syarifuddin melepas ekspor perdana hasil tangkapan laut ke negara Malaysia. (ist)
TERKAIT:
 
  • Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana 'Cincinot' ke Malaysia
  •  

    TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan MP melepas ekspor perdana siput laut atau oleh masyarakat Kabupaten Inhil dikenal dengan istilah Cincinot menuju negeri jiran, Malaysia, Senin (21/1/2019). Pelepasan 12,5 ton Cincinot dilakukan di Kecamatan Tanah Merah ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh bupati.

    Ekspor perdana hewan molluska yang hidup melimpah di Kabupaten Inhil ini mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini. Menurutnya, ekspor yang dilakukan pelaku usaha lokal telah membawa angin segar peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor perikanan.

    "Ini adalah kabar baik, angin segar bagi perekonomian masyarakat di tengah terpuruknya harga kelapa kita," pungkas bupati dalam sambutannya.
    Bupati berharap, terobosan positif tersebut dapat diikuti oleh komoditas perikanan tangkap lainnya yang sampai saat ini belum terkelola dan terpromosikan secara maksimal.

    "Dengan begitu, sektor perikanan bisa menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat. Pengembangan sektor perikanan berpotensi menjadi semakin gencar dan maju," tutur bupati.

    Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin menuturkan, sampai saat ini, HNSI terus berupaya agar tingkat kesejahteraan 29 ribu nelayan lokal yang umumnya warga kurang mampu dapat terangkat.

    "Ekspor perdana Siput cincinot pun diharapkan dapat menjadi salah satu jawaban dari upaya kita, selain komoditas ekspor Inhil bernilai ekonomis tinggi lainnya, mulai dari udang, limpa Ikan Malong dan Senohong, udang nenek dan lain sebagainya," jelas H Said Syarifuddin.

    Selain  mendorong promosi dan pengelolaan hasil perikanan tangkap, HNSI bersama Pemerintah Kabupaten Inhil pun gencar mensosialisasikan larangan penangkapan ikan dengan cara-cara yang tak ramah lingkungan, seperti meracun dan menyetrum. (sri)



     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana 'Cincinot' ke Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api
    02 Pembayaran Honor RT dan RW di Pekanbaru Tunggu Audit BPK
    03 UAS Tidak Hadiri Sidang Penghinaan
    04 Gebyar Hoki Imlek Honda Bertabur Hadiah
    05 Sabtu, Lomba Bahasa Mandarin di Mal SKA
    06 Menjalin Silaturahmi Dengan EVP
    07 XL Luncurkan Kartu Perdana XL Go Izi
    08 Dua Flyover Langsung Dilalui, Jembatan Siak IV Ditunda
    09 Kelurahan Sapat Jadi Kampung Nelayan di Inhil
    10 Telkomsel Terapkan Aplikasi Digital Desa di Pasaman
    11 IM3 Ooredoo dan GOJEK Hadirkan Paket Online Gaspol
    12 Donasi Konsumen Alfamart, Bentuk Kepedulian Sesama
    13 Bawaslu Sambut Baik Mappilu PWI
    14 Bupati Pelalawan Minta Kades Kelola ADD Dengan Benar
    15 Seluruh OPD di Inhil Harus Paham Penyusunan Renstra Perangkat Daerah
    16 56 Tim Futsal Ramaikan SMAN 5 Cup IX
    17 Mappilu PWI Riau Hadiri Rakor Pemilu, Rusidi: Bawaslu Tidak Bisa Kerja Sendiri
    18 Lepas Mahasiswa KKN, Ini Pesan Bupati Inhu
    19 The Zuri Hotel Kunjungi Metro Riau Group
    20 Didesak 1.000 Advokat, Polda Segera Gelar Perkara Penganiayaan Keluarga Maryatun
    21 Jembatan Siak IV Mustahil Diresmikan Presiden
    22 Bawaslu Terima Laporan 610 Konten Hoax di Medsos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian