Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
241.782 Jiwa Anak Usia 0-6 Tahun Sudah Miliki Akte Lahir
Kamis, 31/01/2019 - 17:36:30 WIB
Kadisdukcapil Rohil, Basaruddin.
TERKAIT:
 
  • 241.782 Jiwa Anak Usia 0-6 Tahun Sudah Miliki Akte Lahir
  •  

    BAGANSIAPIAPI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sepanjang tahun 2018 telah memenuhi capaian target dari penerbitan akte kelahiran anak. Bahkan, sebanyak 241.782 jiwa anak usia 0-6 tahun telah memiliki dokumen kependudukan tersebut.

    Hal ini dikatakan Kadisdukcapil Rohil, Basaruddin SH, di Bagansiapiapi, Kamis (31/1/2019). Katanya, jumlah anak 0-6 tahun tahun 2019 sampai 267.400 orang dan yang sudah punya akte kelahiran 241.782 orang. Sementara yang belum memiliki salah satu dokumen kependudukan tersebut ada 25.618 orang.

    "Khusus target akta kelahiran harus tercapai 90 persen. Kendati dalam progresnya kita berhasil mencapai target. Dan terpenuhi 90,42 persen," ujar Basaruddin.

    Secara bertahap, terangnya, masyarakat yang anaknya baru lahir dan juga sudah berumur 0-6 tahun langsung mengurus akte kelahiran. Sehingga program ini dapat tercapai dengan baik sesuai dengan target yang diembankan oleh pemerintah pusat.

    Sementara menyangkut dengan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Disdukcapil Rohil menargetkan 100 persen, namun tidak dapat terpenuhi dengan baik. Hanya mencapai 91 persen dari jumlah 432.526 jiwa yang sudah melakukan perekaman 393.040 orang.

    Menyangkut dengan pencetakan e-KTP capaiannya 94 persen. "Belum terpenuhinya target ini dikarenakan sejumlah kendala yang terjadi. Mulai dari mesin print rusak, gangguan jaringan, kehabisan tinta hingga blanko. Dan yang paling besar adalah data ganda," lanjutnya lagi.

    Dia menambahkan, sekian persen belum tercapainya target karena ada yang ditemukan data ganda. Kemudian anomali. "Sehingga secara pelan-pelan kita akan benahi kendala yang terjadi," tuturnya.

    Basaruddin mengatakan, pada per 31 Desember 2018 lalu anak usia 26 tahun ke atas jika tidak lagi merekam e-KTP maka akan dihapus oleh pemerintah pusat. Karena jika tidak melakukan perekaman dianggap bagian dari data ganda.

    "Namun kita akan ikuti rakornya dulu di pusat. Karena dipotensikan sebagai data ganda. Maka aturan itu memberlakukan akan menghapus data tersebut," pungkasnya. (zal)




     
    Berita Lainnya :
  • 241.782 Jiwa Anak Usia 0-6 Tahun Sudah Miliki Akte Lahir
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 MPP Pekanbaru Buka 174 Jenis Layanan
    02 Caleg Perindo Riau Harus Militan dan Kerja Keras
    03 Barongsai Patok dan Kembang Api Pukau Pengunjung
    04 BRK dan Pemkab Inhu MoU Transaksi Non Tunai
    05 CDN Gelar Workshop Digital Untuk Komunitas
    06 Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen
    07 Barongsai Patok Meriahkan Cap Go Meh
    08 Senam Kesehatan Pencegahan Kanker Rayakan HUT ke-13
    09 Lomba Bahasa Mandarin Meriah
    10 Dikeroyok, Seorang Pemuda Tanjung Rhu Tewas
    11 Aklamasi, Agus Triono Terpilih Jadi Ketum PODSI Pekanbaru
    12 Overload, BPTD Riau Amankan 4 Truk Bermuatan Kayu
    13 Melihat Perayaan HUT Dewa Kwan Kong di TITD Hiap Thian Thua
    14 Pererat Kekeluargaan, IKTS Gelar Imlek Bersama
    15 Bersama TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api
    16 Pembayaran Honor RT dan RW di Pekanbaru Tunggu Audit BPK
    17 UAS Tidak Hadiri Sidang Penghinaan
    18 Gebyar Hoki Imlek Honda Bertabur Hadiah
    19 Sabtu, Lomba Bahasa Mandarin di Mal SKA
    20 Menjalin Silaturahmi Dengan EVP
    21 XL Luncurkan Kartu Perdana XL Go Izi
    22 Dua Flyover Langsung Dilalui, Jembatan Siak IV Ditunda
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian