Home | Nasional | Politik | Potensa | Etalase | Zona Riau | Sportainment | Hua Shan | Epaper | Indeks Berita
 
Tipu Masyarakat Ratusan Juta
Hakim Vonis Saruman 1 Tahun 10 Bulan Penjara
Kamis, 31/01/2019 - 21:12:24 WIB
ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Hakim Vonis Saruman 1 Tahun 10 Bulan Penjara
  •  

    PEKANBARU - Pengadilan Negeri Bangkinang memvonis terdakwa kasus penipuan dan penggelapan, Saruman, dengan hukuman  penjara selama 1 tahun 10 bulan.   Saruman terbukti menipu masyarakat dengan modus pembelian lahan sawit dengan Kredit Kepada Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA) sebesar Rp350 juta lebih.

    Vonis terhadap Saruman dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang yang  tertuang dalam putusan nomor 485/Pid.B/2019/PN BKN, 3 Januari 2019.

    Hakim menyatakan Saruman bersalah melanggar  Pasal 378  KUHPidana. "Hakim PN Bangkinang telah memvonis terdakwa (Saruman) dengan pidana penjara 1 tahun 10 bulan," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kampar, Heriyanto Manurung, Kamis (31/1).

    Hukuman itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kampar. Sebelumnya, JPU menuntut Saruman dengan  penjara selama 2 tahun 6 bulan.

    Saruman menipu masyarakat dengan  diiming-imingi bisa  melakukan pengurusan lahan PT Ciliandra Perkasa di Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Nantinya, masyarakat dijanjikan akan mendapat lahan masing-masing seluas 2 hektare dengan program KKPA.

    Agar masyarakat bisa mendapatkan lahan, Saruman meminta uang sebesar Rp10 juta hingga Rp25 juta pada tahun 2010. Penerimaan uang itu dituangkan dalam kwitansi berbeda-beda dengan stempel KUD Halilintar dan LSM Halilintar yang notabene-nya diketuai sendiri oleh Saruman.

    Saruman menjanjikan lahan KKPA dalam tempo 3 bulan sudah bisa kembali ke masyarakat dan program ini rekomendasi dari Gubernur Riau.

    Namun setelah dua tahun, janji Saruman tak kunjung ditepati padahal masyarakat sudah menyerahkan uang ratusan juta. Masyarakat tak sepetak pun dapat lahan dan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

    "Di persidangan saksi Ponirin menunjukkan bukti kwitansi penerimaan uang kepada Saruman dari Ponirin sebanyak Rp350 jutaan. Itu yang jadi barang bukti kita di persidangan. Kalau menurut penjelasan masyarakat yang jadi saksi di persidangan, uang yang sudah diberikan kepada Saruman lebih dari Rp3 miliar,” jelas Heriyanto.

    Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa mengajak saksi Ponirin untuk melihat lahan yang dijanjikan untuk masyarakat dan asal menunjuk lahan milik salah satu perusahaan. "Setelah tak kunjung terealisasi, saksi pun mencoba mendatangi pihak perusahaan untuk konfirmasi masalah lahan tersebut," kata Heriyanto.

    Namun, pihak perusahaan membantah bahwa tidak pernah melakukan dan mengadakan program penjualan lahan KKPA kepada masyarakat, seperti yang telah dijanjikan oleh Saruman.

    Sementara itu,  perwakilan PT Ciliandra Perkasa (CLP), Suhartono, meminta masyarakat untuk berhati-hati bila ada pihak atau oknum yang menawarkan lahan dengan imbalan sejumlah uang.  Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada janji-janji oknum tak bertanggung jawab.

    “Sepertinya modus penipuan ini sering terjadi ya. Belajar dari kasus ini, sebaiknya masyarakat melakukan cek dan ricek, apakah benar informasi yang disampaikan tersebut sehingga tidak mudah tertipu dengan modus seperti yang dilakukan terdakwa," kata Suhartono.

    Dia berharap kejadian serupa tidak lagi dialami masyarakat agar tidak dirugikan. "Semoga kasus ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, dan bagi masyarakat supaya lebih berhati-hati dan jangan takut melapor bila mengalami modus penipuan seperti ini,” harap Suhartono. (lda)




     
    Berita Lainnya :
  • Hakim Vonis Saruman 1 Tahun 10 Bulan Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api
    02 Pembayaran Honor RT dan RW di Pekanbaru Tunggu Audit BPK
    03 UAS Tidak Hadiri Sidang Penghinaan
    04 Gebyar Hoki Imlek Honda Bertabur Hadiah
    05 Sabtu, Lomba Bahasa Mandarin di Mal SKA
    06 Menjalin Silaturahmi Dengan EVP
    07 XL Luncurkan Kartu Perdana XL Go Izi
    08 Dua Flyover Langsung Dilalui, Jembatan Siak IV Ditunda
    09 Kelurahan Sapat Jadi Kampung Nelayan di Inhil
    10 Telkomsel Terapkan Aplikasi Digital Desa di Pasaman
    11 IM3 Ooredoo dan GOJEK Hadirkan Paket Online Gaspol
    12 Donasi Konsumen Alfamart, Bentuk Kepedulian Sesama
    13 Bawaslu Sambut Baik Mappilu PWI
    14 Bupati Pelalawan Minta Kades Kelola ADD Dengan Benar
    15 Seluruh OPD di Inhil Harus Paham Penyusunan Renstra Perangkat Daerah
    16 56 Tim Futsal Ramaikan SMAN 5 Cup IX
    17 Mappilu PWI Riau Hadiri Rakor Pemilu, Rusidi: Bawaslu Tidak Bisa Kerja Sendiri
    18 Lepas Mahasiswa KKN, Ini Pesan Bupati Inhu
    19 The Zuri Hotel Kunjungi Metro Riau Group
    20 Didesak 1.000 Advokat, Polda Segera Gelar Perkara Penganiayaan Keluarga Maryatun
    21 Jembatan Siak IV Mustahil Diresmikan Presiden
    22 Bawaslu Terima Laporan 610 Konten Hoax di Medsos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © METRORIAU.com - Berwawasan dan Berkepribadian