Penyebutan Nama Tak Terkait Pansus Century
Selasa, 09 Maret 2010 - 19:01:08 WIB
JAKARTA, METRORIAU.COM - Ketua DPR RI Marzuki Alie membantah pengungkapan atau penyebutan sejumlah nama politisi PDIP, Golkar, PKS, PPP, Gerindra dan Hanura dalam kasus hUkum akhir-akhir ini sebagai aksi balas dendam. Menurutnya pengungkapan kasus tersebut tak memiliki relevansi dengan Pansus Century.
"Yang jelas, kalau mereka mendorong Pak Boediono mundur, kemudian mereka sendiri tidak mundur, kan tidak realistis? Kita tidak meminta demikian, tapi begitu yang terjadi," tandas mantan Sekjen DPP Partai Demokrat ini pada wartawan di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Selasa (9/3).
Keputusan paripurna DPR yang menyatakan bahwa penggelontoran dana (bailout) ke Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun itu salah dan harus diproses secara hukum.
Menurut Marzuki Alie, bagaimana pun proses penegakan hukum itu harus berkeadilan dan transparan. "Jangan orang didzalimi tanpa fakta dan bukti kesalahan secara hukum di pengadilan. Karena itu, semua harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah selama belum ada kekuatan hukum tetap (ikrah)," katanya.
Marzuki Alie pun menyambut positif tawaran Ketua Deperppu PDIP Taufiq Kiemas agar PD merangkul PDIP. Koalisi dengan PDIP bakal dibahas di Kongres PD pada Mei 2006 nanti di Bandung. “Demokrat siap bekerjasama dengan PDIP. Sudah beberapa kali Pak Taufiq menyampaikan PDIP sudah jadi oposisi dan terbukti kalah pemilu. Jadi, Demokrat siap saja kerjasama (dengan PDIP)," katanya.
Diakui Marzuki, koalisi yang telah terjadi sekarang ini, sudah tidak kompak dan perlu re-arrangement sesuai perjanjian koalisi. Karena itu pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. “Dalam politik ini semua bisa terjadi termasuk kemungkinan koalisi dengan PDIP," ujar Marzuki optimistis. (Bambang)
(63) Dibaca - (0) Komentar :
Isi Komentar :