Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : otomotif
Mobil Berteknologi Hybrid Cocok untuk Orang Indonesia
Editor : wisly | Penulis: vivanews
Minggu , 09 Juni 2019
Mobil hybrid

JAKARTA – Salah satu wujud nyata kemajuan teknologi di bidang otomotif adalah hadirnya kendaraan dengan energi listrik. Mobil-mobil baru kini tidak lagi menggunakan mesin konvensional, dan hanya didukung oleh baterai serta motor listrik sebagai jantung penggeraknya.

Ada juga yang masih menggunakan mesin konvensional, lalu diberi tambahan motor listrik sebagai tenaga penggeraknya. Mobil dengan dua sumber tenaga ini akrab disebut kendaraan hibrida alias hybrid. Menariknya, mobil canggih ini ternyata dianggap cocok dipergunakan oleh masyarakat Tanah Air.

Deputy CEO Toyota Corp, Susumu Matsuda mengatakan, Toyota mengapresiasi Kementerian Perindustrian atas pelaksanaan studi mobil listrik dengan para pemangku kepentingan, termasuk menggandeng perguruan tinggi.

“Hasil dari penelitian tersebut, bahwa mobil hibrida dapat mengurangi konsumsi bensin hingga setengahnya. Ini menjadi salah satu solusi yang cukup realistis,” ujar Matsuda dalam keterangan pers Kementerian Perindustrian.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, sejumlah produsen otomotif global sedang bersiap peluncuran kendaraan listrik di Indonesia dalam waktu dekat.

“Bahkan, dengan kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah, cukup mengompensasi perbedaan harga antara kendaraan listrik dengan kendaraan internal combustion engine (ICE) yang ada sekarang,” tutur Airlangga.

Perbedaan harga tersebut, kata dia, diyakini mampu mendorong sebagian konsumen untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan yang dilengkapi energi listrik. Sebab, akan ada keuntungan bagi pengguna kendaraan listrik, terutama efisiensi terhadap konsumsi bensin.*




Berita Lainnya