Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : pekanbaru
16 Jiwa Melayang di Jalan Raya Selama Arus Mudik di Riau
Editor : wisly | Penulis: Linda
Senin , 10 Juni 2019
ilustrasi

PEKANBARU - Korban kecelakaan lalu lintas pada mudik Lebaran 2019  meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Terjadi 24 insiden kecelakaan lalu lintas dengan 16 orang korban meninggal.

"Korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas meningkat dibanding tahun sebelumnya, ada sekitar 16 meninggal dunia sedangkan puluhan lainnya mengalami luka-luka," ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, akhir pekan lalu.

Sunarto mengatakan, kecelakaan lalu lintas itu tercatat terjadi pada pelaksanaan Operasi Ketupat Muara Takus 2019 di seluruh Riau. Mayoritas korban adalah pengendara roda dua. "Terbanyak terjadi di jalur utama wilayah Kabupaten Kampar atau perbatasan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat," kata dia.

Kelelahan menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan. Pengendara tidak fokus saat berkendaraan. Kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp187 juta, jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya  Rp86 juta.

"Kampar yang terbanyak kejadian lakalantas selama Operasi Ketupat Muara Takus tahun ini. Disusul, Siak, Pelalawan, Kuansing, Inhil, Dumai, Rohil dan Pekanbaru," lanjutnya.

Sementara itu, tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada tahun ini juga berbanding lurus dengan kepatuhan para pengendara. Masih berdasarkan data Operasi Muara Takus 2019, sepanjang 10 hari Polisi telah mengeluarkan 408 surat tilang, atau 423 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Untuk itu, Sunarto mengimbau kepada masyarat yang telah mudik ke kampung halaman dan berniat kembali ke daerah asal agar menitikberatkan faktor keselamatan serta mematuhi aturan berkendara. "Kita imbau agar masyarakat mengutamakan keselamatan dan berhati-hati saat berkendara," pungkasnya.*




Berita Lainnya