Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : sportainment
Cerita Islam dari Pogba
Editor : wisly | Penulis: republika
Rabu , 12 Juni 2019
Paul Pogba

MANCHESTER - Gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba buka-bukaan soal keyakinannya menjadi seorang Muslim. Pogba merasakan kedamaian batin dan menjadi orang yang lebih baik saat ini.

Pesepak bola Prancis itu tidak selalu religius. Dalam sebuah wawancara dengan harian Inggris The Times Life Times, Pogba mengatakan ibunya mempraktikkan Islam, tetapi tidak membesarkan ketiga putranya sebagai Muslim.

Ketika beranjak dewasa, Pogba mulai tertarik pada Islam karena teman-temannya. Setelah melewati masa-masa sulit, ia memutuskan berkomitmen mempraktikkan Islam.

Bulan lalu, fotonya yang sedang beribadah umrah di Makkah, Saudi Arabia beredar. Pogba merasa hidupnya berubah usai menjalankan ibadah tersebut. “Itu (umrah) membuat saya berubah, menyadari hal-hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih damai di dalam,” kata dia.

Pogba mengatakan, interaksi dengan teman-teman Muslim membuatnya belajar Islam sendiri. “Itu terjadi karena saya mempunyai banyak teman yang beragama Islam. Kami selalu berbicara,” ujar dia.

Pogba dan teman-temannya mendiskusikan banyak hal bersama. Hingga akhirnya, pemain usia 26 tahun ini melakukan instropeksi diri dengan berdoa. “Saya merasa benar-benar baik. Sejak hari itu, saya (terus) melanjutkan,” jelas dia.

Pogba juga merasakan ihwal bagaimana selama ini Islam disalahpahami oleh publik dan media. Namun, ia memastikan, Islam adalah hal yang indah.

Pogba menjelaskan, melaksanakan ibadah shalat lima kali sehari merupakan salah satu rukun Islam. Ia selalu memohon ampun usai melaksanakan salat dan bersyukur atas segala nikmat Allah SWT. “Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya dan itu membuat saya, mungkin, menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan kehidupan setelah mati. Kehidupan ini memiliki ujian,” ucapnya.

Mantan pemain Juventus ini menjelaskan, Islam mengajarkan penghormatan yang mendalam kepada semua manusia, baik itu sesama Muslim atau bukan. Karena itu, lanjut dia, dalam hubungan dengan semua manusia, umat Islam harus menghormati orang lain. “Islam hanya ini, penghormatan terhadap kemanusiaan dan segalanya,” kata dia menegaskan.*




Berita Lainnya