Kamis | 27 Juni 2019
Masyarakat Tionghoa Panipahan Galang Dana Bantu Korban Kebakaran
Masyarakat Tionghoa Panipahan melakukan penggalangan dana korban kebakaran,.


Rabu | 26 Juni 2019
Bupati Rohil Apresiasi Peran Tokoh Tionghoa
Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno AMp, mengapresiasi peran tokoh.


Minggu | 23 Juni 2019
Melihat Indahnya Toleransi Antarumat Beragama di Kelenteng Ancol
BANYAK tempat di Jakarta yang sangat unik dan melambangkan indahnya toleransi.

Rubrik : sportainment | Rabu , 12 Juni 2019
Cerita Islam dari Pogba
Editor : wisly | Penulis: republika
Paul Pogba

MANCHESTER - Gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba buka-bukaan soal keyakinannya menjadi seorang Muslim. Pogba merasakan kedamaian batin dan menjadi orang yang lebih baik saat ini.

Pesepak bola Prancis itu tidak selalu religius. Dalam sebuah wawancara dengan harian Inggris The Times Life Times, Pogba mengatakan ibunya mempraktikkan Islam, tetapi tidak membesarkan ketiga putranya sebagai Muslim.

Ketika beranjak dewasa, Pogba mulai tertarik pada Islam karena teman-temannya. Setelah melewati masa-masa sulit, ia memutuskan berkomitmen mempraktikkan Islam.

Bulan lalu, fotonya yang sedang beribadah umrah di Makkah, Saudi Arabia beredar. Pogba merasa hidupnya berubah usai menjalankan ibadah tersebut. “Itu (umrah) membuat saya berubah, menyadari hal-hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih damai di dalam,” kata dia.

Pogba mengatakan, interaksi dengan teman-teman Muslim membuatnya belajar Islam sendiri. “Itu terjadi karena saya mempunyai banyak teman yang beragama Islam. Kami selalu berbicara,” ujar dia.

Pogba dan teman-temannya mendiskusikan banyak hal bersama. Hingga akhirnya, pemain usia 26 tahun ini melakukan instropeksi diri dengan berdoa. “Saya merasa benar-benar baik. Sejak hari itu, saya (terus) melanjutkan,” jelas dia.

Pogba juga merasakan ihwal bagaimana selama ini Islam disalahpahami oleh publik dan media. Namun, ia memastikan, Islam adalah hal yang indah.

Pogba menjelaskan, melaksanakan ibadah shalat lima kali sehari merupakan salah satu rukun Islam. Ia selalu memohon ampun usai melaksanakan salat dan bersyukur atas segala nikmat Allah SWT. “Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya dan itu membuat saya, mungkin, menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan kehidupan setelah mati. Kehidupan ini memiliki ujian,” ucapnya.

Mantan pemain Juventus ini menjelaskan, Islam mengajarkan penghormatan yang mendalam kepada semua manusia, baik itu sesama Muslim atau bukan. Karena itu, lanjut dia, dalam hubungan dengan semua manusia, umat Islam harus menghormati orang lain. “Islam hanya ini, penghormatan terhadap kemanusiaan dan segalanya,” kata dia menegaskan.*




Berita Lainnya