Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : otomotif
Pasar Motor Retro Klasik Semakin Menarik
Editor : wisly | Penulis: kompas.com
Minggu , 16 Juni 2019
Imperiale 250

JAKARTA - Motor bergaya klasik retro merupakan pasar yang cukup seksi bagi Benelli. Merek asal Italia yang kini dikuasai konsorsium China itu sedang memikirkan membawa Benelli Imperiale 250 ke Indonesia. 

Hal yang menarik dari Imperiale 250 adalah motor ini sebetulnya belum ada di portofolio Benelli. Model yang eksis adalah Benelli Imperiale 400, yang diposting untuk bertarung dengan Royal Enfield Classic 350.

"Saya melihat pasar motor retro klasik itu punya peminat di Indonesia. Saya sedang konsultasi ke Benelli untuk bisa buatkan Imperiale dengan cc yang lebih kecil," kata Steven Kentjana Putra, Komisaris PT Benelli Anugerah Motor Pusaka, APM Benelli di Indonesia, belum lama.

Steven mengaku melihat potensi pasar motor retro di Indonesia merujuk kepada kesuksesan Kawasasi W175 dan Royal Enfield. Ceruk pasar segmen motor berparas klasik juga menarik karena membuka jalan pada pehobi kustom. 

Steven belum bisa bicara banyak soal sisi teknis maupun kapan motor tersebut hadir di Indonesia. Dia hanya mengatakan mesin 250 cc tersebut kemungkinan 1-silinder untuk menekan harga supaya tidak terlalu tinggi. Soal tampilan, Benelli Imperiale memang khas motor retro klasik dengan lampu bulat di depan, tangki besar dan jok terpisah. Keunggulan motor ini terletak pada kesederhanaan desain yang mengadopsi gaya 1950-an.*




Berita Lainnya