Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : huawen
Masyarakat Tionghoa Panipahan Galang Dana Bantu Korban Kebakaran
Editor : wisly | Penulis: Afrizal
Kamis , 27 Juni 2019
penggalangan dana untuk korban kebakaran

PANIPAHAN - Masyarakat Tionghoa Panipahan melakukan penggalangan dana korban kebakaran, Jalan Bakti, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika).

"Kami atas nama Masyarakat Tionghoa Panipahan melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran," kata Cin An selalu koordinator penggalangan dana, Kepada Wartawan, Kamis (27/6).

Cin An mengatakan, dana yang berhasil dikumpulkan akan diserahkan kepada para korban kebakaran berjumlah 21 kepala keluarga (KK) dan korban lainnya dengan total 29 kepala keluarga (KK). "Penggalangan dana sudah dilakukan dan akan diserahkan," ujarnya.

Selain itu, pihaknya turut merasa prihatin dan simpati dengan musibah yang terjadi dengan banyak kerugian yang ditimbulkan serta menghanguskan seluruh harta benda. Apalagi, katanya banyaknya warga yang menjadi korban kebakaran.

Selain memberikan bantuan, kepada para korban, pada sore harinya pihaknya bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Perwakilan Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan kegiatan sosial terhadap para korban.

"Besok pagi kita akan jemput mereka di Pelabuhan dulu, rombongan mereka datang via Tanjung Balai Asahan," sebutnya.

Ditambahkannya, melalui kegiatan ini kedepan diharapkan dapat membangun serta mempererat hubungan silaturrahmi terhadap sesama, khususnya sesama anak Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), dapat saling membantu, saling bekerjasama baik dalam suka maupun duka.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Riau, Siswaja Muljadi mengatakan, apa yang mereka lakukan ini murni kemanusiaan, tanpa membedakan suku, agama, ini musibah dan sebagai bentuk rasa kepedulian sesama Warga Panipahan.

"Bantuan digalang spontan dan tujuan agar dapat langsung membantu. Semoga bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda), maupun dari kelompok masyarakat lainnya menyusul. Semoga bantuan ini juga dapat meringankan beban para korban," kata Siswaja alias Aseng mengakhiri.*




Berita Lainnya