Minggu | 14 Juli 2019
Stephen Sanjaya Terpilih Jadi Ketua PSMTI Riau
Stephen Sanjaya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Paguyuban.


Sabtu | 13 Juli 2019
PSMTI Riau Gelar Musprov IV, Ini Agendanya
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau akan menggelar.


Rabu | 10 Juli 2019
Indahnya Kelenteng Sam Poo Kong di Semarang
Untuk pengalaman liburan yang luar biasa, coba berputar-putar di Semarang, Jawa.

Rubrik : huawen
Resmi Beroperasi, Satya Darma School Gratiskan Murid Kurang Mampu
Editor : wisly | Penulis: Novi
Minggu , 07 Juli 2019
Pengurus Yayasan Pendidikan Satya Darma Abadi foto bersama saat pembukaan sekolah.

PEKANBARU - Yayasan Pendidikan Satya Darma Abadi, berlokasi di Jalan Satria, Tenayan Raya, Pekanbaru, yang menaungi Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi beroperasi serta menerima murid baru, Senin 8 Juli 2019.

Penasehat Yayasan Pendidikan Satya Darma Abadi, Yusri MPd mengatakan, sekolah dibuka seiring dengan penerimaan murid baru ajaran 2019-2020. Sekolah bisa menampung 300 murid. Jika kouta melebihi dari jumlah, yayasan akan membangun sekolah baru yang lebih besar.

"Kita juga menampung anak anak yang tidak diterima di sekolah swasta besar lainnya," kata Yusri,  Jumat (5/7).

Ia mengajak, seluruh pengurus hingga orang tua murid untuk sama membangun, bagaimana sekolah ini dapat berjalan dengan lancar, dan memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat demi kecerdasan bangsa.

Sebagai penasehat, Yusri meminta, wali murid untuk sama-sama dalam memberi motivasi kepada anak, dimana pun sekolah tidak jadi masalah.

"Berilah motivasi apabila anak tetangga gagal masuk sekolah besar, masih bisa masuk ke sini. Kemudian pihak sekolah juga harus kompak dengan orang tua wali murid dalam mendidik," sebutnya.

"Saya kagum dengan sekolah ini, meski baru dibuka sudah 100 murid yang mendaftar," sambungnya.

Sekolah ini sudah memakai kurikulum 2013 (k13) dimana ajaran ini, membentuk prilaku budi pekerti, sopan santun anak terhadap orang tua.

Masih kata Yusri, hadirnya sekolah ini untuk mencerdaskan anak bangsa. Begitu pula dalam penerimaan tenaga pendidik, pihak yayasan akan menyaring guru guru profesional.

"Yayasan ini dibangun bukan untuk bisnis mencari kekayaan, melainkan mendidik anak bangsa dan membentuk budi pekerti yang baik agar kelak kembali mengabdi kepada bangsa," katanya.

Lurah Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya, Samsuri SE berharap, sekolah dapat bersaing dengan sekolah swasta lainnya sehingga dapat mendidik dengan baik dan bisa berkompetisi.

"Selamat atas berdirinya yayasan. Dengan hadirnya sekolah dilingkungan ini bisa mempermudah anak anak memulai pendidikan," sebutnya.

Pembina Yayasan Sekolah Satya Darma Abadi, Meily mengucapkan, terimakasih orang tua murid telah mempercayai dan menitip anak anak untuk belajar di sini.

"Kita akan berupaya demi lahirnya pelajar yang berpotensi untuk bersaing dengan sekolah lain," katanya.

Ketua Yayasan, Rentina Manurung SPd mengatakan, hadirnya sekolah berkat dukungan banyak pihak. Sekolah ini dibuka dengan tiga tingkatan yakni TK, SD, dan SMP.

Untuk jam masuk Paud Play Grup dimulai pukul 8.00 WIB keluar pukul 11.00 WIB. TK A, dan TK B masuk pukul 8.00 WIB pulang pukul 12.00 WIB. Sedangkan untuk SD kelas 1, dan 2 masuk pukul 7.30 WIB pulang pukul 12.00 WIB. Sementara, SD kelas 3 sampai SMP kelas 3 masuk pukul 7.30 WIB pulang pukul 14.00 WIB.

"Jika ada pelajaran tambahan jam pulang akan lebih lama hingga pukul 15.30 WIB," sebutnya.

Ia merincikan, biaya pendaftaran atau uang pembangunan untuk masuk Paud dan TK Rp500 ribu, uang buku k13 Rp500 ribu, dan nasional plus untuk Paud, TK Rp500 total Rp1,5 juta 

Untuk SD, SMP pendaftaran Rp500 ribu, seragam Rp500 ribu, buku k13 dan nasional plus Rp800 ribu total Rp1,8 juta.

"Kami juga menerima murid pindahan yang ingin belajar disini dengan tenaga pengajar profesional lebih kurang 16 orang," katanya.

Menariknya sekolah memberi bantuan alias  belajar gratis bagi murid yang orang tuanya tidak mampu. Setiap awal bulan sekolah juga membuka kotak amal yang nanti hasilnya akan di sumbangkan ke Panti Asuhan.

RW/05, Ali Amri Lubis mengucapkan, selamat atas dibukanya sekolah. Tempat belajar ini akan menjadi kontribusi yang positif kepada lingkungan setempat.

"Kami siap membantu apa yang dibutuhkan  sekolah ini," sebutnya.

Salah seorang wali murid, Merry Silvya Christine Nababan berharap, sekolah ini dapat mendidik anak supaya kedepannya bisa menjadi anak yang baik dan mandiri.

"Tidak hanya ilmu pengetahuan saja yang diajarkan, namun juga anak bisa bertingkah laku yang baik," harapnya.*




Berita Lainnya