Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : hukum
Gubernur dan 5 Pejabat Kepri Ditangkap
Hari Ini, Nurdin Diboyong KPK ke Jakarta
Editor : putrajaya | Penulis:
Kamis , 11 Juli 2019
Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. [Int]

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun dan lima pejabatnya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencananya, hari ini mereka akan diboyong ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan secara maraton di Polres Tanjungpinang hingga pagi tadi.
 
Sementara itu, pantauan media di Mapolres Tanjungpinang hingga hari ini, masih terlihat sejumlah anggota Sabhara dan Propam Polres Tanjungpinang berjaga-jaga di depan gerbang pintu masuk. Sejumlah orang yang diduga merupakan keluarga dari para pejabat yang diamankan terlihat tampak mengantarkan barang-barang perlengkapan mereka ke ruangan Sat Reskrim Polres Tanjungpinang.
 
Dari informasi yang diperoleh di lingkungan Mapolres Tanjungpinang, enam pejabat Kepri yang diamankan oleh KPK ini akan diberangkat ke Jakarta melalui bandara Raja Haji Fisabililah Tanjungpinang, pagi ini.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan opersi tangkap tangan (OTT) di Kota Tanjungpinang, Rabu (10/7/2019) malam. Sejumlah pejabat di Kepri disebut terjaring dalam OTT itu. Saat ini, pemeriksaan tengah berlangsung di Mapolres Tanjungpinang.

Informasi yang beredar, pejabat yang terjaring OTT itu salah satunya Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun. Mereka ditangkap dalam kasus suap perizinan reklamasi.  KPK mengonfirmasi lima orang lainnya yang ditangkap terdiri dari unsur kepala dinas di bidang kelautan, kepala bidang, dua staf dinas, dan pihak swasta. dalam operasi senyap, KPK mengamankan $Sin 6.000 dolar. Informasi sementara, Nurdin tersangkut dugaan suap dan korupsi izin lokasi reklamasi di Kepri.

"Kepala daerah di tingkat provinsi ya [yang ditangkap], Diduga terkait dengan kewenangan di tingkat provinsi," kata Febri di Gedung KPK Rabu (10/7) malam. (*)




Berita Lainnya