Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : inhu
Keterbukan Informasi Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan
Editor : wisly | Penulis: dasmun
Kamis , 11 Juli 2019
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Inhu melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan workshop keterbukaan informasi publik.

RENGAT - Seluruh masyarakat desa di Inhu dapat menikmati keterbukaan informasi. Untuk itu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Inhu melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan workshop keterbukaan informasi publik, Rabu (10/7) di Aula Kantor Camat Lirik.

Dalam acara yang bertajuk sosialisasi dan workshop keterbukaan informasi publik dan akselerasi pembentukan PPID Desa tersebut, Diskominfo Kabupaten Inhu menggandeng Komisi Informasi Provinsi Riau (KIP Riau) sebagai narasumber. 

Untuk narasumber dari KIP Riau, yaitu Zufra Irwan, Alnofrizal SE dan Jhoni S Mundung. Sedangkan narasumber dari kabupaten adalah Drs Mahmudi MM, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (Kabid IKP) yang juga selaku PPID Utama Kabupaten Indragiri Hulu.

Sosialisasi dan workshop dibuka Camat Lirik, Wisnu Subroto yang diwakiili Kasi Pemmas Kecamatan Lirik, Edy Yusman S Sos. Sebagai peserta adalah Kasubag Umum, Dimas Ari Bowo, Kasi Pelayanan Umum  Khomsyah Hariyawati Iik, dan Humas Kantor Camat Lirik, Hendri Yedi serta dihadiri peserta yang berasal dari Aparatur Desa utusan dari 17 Desa se Kecamatan Lirik. 

Dalam sambutannya, Camat Lirik mengatakan, penerapan keterbukaan informasi dapat mendorong perbaikan layanan, peningkatan kinerja, dan akuntabilitas program-program yang dijalankannya. Sementara bagi masyarakat, keterbukaan informasi bermanfaat guna terpenuhinya hak untuk mengetahui informasi publik (right to know), sehingga pada gilirannya dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Zufra Irwan SE yang juga menjadi salah satu narasumber mengatakan, satu satunya kabupaten di Provinsi Riau yang menganggarkan pelatihan sosialisasi dan workshop keterbukaan informasi publik dan akselerasi pembentukan PPID desa adalah Kabupaten Inhu.*




Berita Lainnya