Minggu | 14 Juli 2019
Stephen Sanjaya Terpilih Jadi Ketua PSMTI Riau
Stephen Sanjaya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Paguyuban.


Sabtu | 13 Juli 2019
PSMTI Riau Gelar Musprov IV, Ini Agendanya
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau akan menggelar.


Rabu | 10 Juli 2019
Indahnya Kelenteng Sam Poo Kong di Semarang
Untuk pengalaman liburan yang luar biasa, coba berputar-putar di Semarang, Jawa.

Rubrik : sportainment
Disanksi Komisi Disiplin PSSI, PSPS Tidak Ajukan Banding
Editor : wisly | Penulis: Novi Kwandi
Kamis , 11 Juli 2019
PSPS Riau

PEKANBARU - Akibat perilaku buruk suporter PSPS Riau pada laga perdana Liga 2 PSPS menghadapi PSMS Medan, di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai Pekanbaru, belum lama ini, PSPS kena sanksi Rp50 juta dari Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Wasit sempat menghentikan sementara pertandingan PSPS Riau melawan PSMS Medan, karena ulah suporter yang rusuh melempar kembang api ke lapangan dan melakukan aksi pembakaran di pinggir lapangan.
Berdasarkan surat pelanggaran disiplin nomor 002/L2/SK/KD-PSSI/VI/2019 terkait tingkah laku buruk, dimana suporter PSPS terbukti melakukan penyalaan flare dan pelemparan flare, serta benda lainnya ke dalam lapangan hingga mengenai petugas keamanan.

Kemudian, penonton turun ke lapangan dari tribun timur dengan membawa spanduk, dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
Berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum merajuk pasal 70 lampiran 1 jo. Pasal 34 ayat (3) kode disiplin PSSI, PSPS Riau dihukum denda sebesar Rp50 juta karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 70 lampiran 1 kode disiplin PSSI.

Humas PSPS Riau, M Teza Taufik sangat menyayangkan kejadian itu, dan tidak akan mengajukan banding. Mudah-mudahan ke depannya jangan ada lagi hal-hal yang merugikan tim.

"Kita ikuti saja, ke depan jangan sampai terjadi lagi. Untuk pembayaran denda biasanya dipotong langsung dari subsidi liga ke klub," kata Teza belum lama ini.*




Berita Lainnya