Selasa | 20 Agustus 2019
HUT ke-74 RI, Yayasan Hemadhiro Mettavati Gelar Pesta Rakyat di Okura
Yayasan Hemadhiro Mettavati menggelar acara pesta rakyat bertajuk Mengenang.


Minggu | 18 Agustus 2019
Pengurus Persaudaraan Marga Zhang Riau Resmi Dilantik
Persaudaraan Marga Zhang Riau masa bhakti 2019-2022 yang diketuai Robert Iwan.


Minggu | 18 Agustus 2019
Sambut HUT Kemerdekaan RI, Muda-Mudi IKTS Gelar Berbagai Lomba
Muda-mudi Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) menggelar.

Rubrik : politik
Golkar Ajukan Lima Nama Calon Menteri ke Jokowi
Editor : wisly | Penulis: republika
Sabtu , 20 Juli 2019
ilustrasi

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Andi Sinulingga, mengungkapkan, partainya mengajukan lima nama kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon menteri. Dia menyerahkan keputusan penunjukkan menteri sepenuhnya kepada Jokowi.

"Kita ada lima nama. Orangnya rahasia partai. Pak Airlangga sudah pasti lah. Beliau kan ketua partai. Pak Agus Gumiwang juga kader terbaik partai," ujar Andi usai mengikuti kegiatan diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

Menurutnya, Golkar memilih untuk realistis dengan hanya mengirimkan lima nama tersebut. Andi menuturkan, Golkar baru akan mengajukan nama kembali apabila Jokowi yang meminta. Ia memprediksi, kabinet Jokowi ke depan akan diisi oleh orang-orang nonpartai.

"Anda lihat saja. Nggak mungkin semuanya dari partai. Kita lihat saja sekarang komposisinya. Yang berjuang untuk Pak Jokowi kan bukan hanya orang partai saja, banyak yang berjuang," ucapnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan Jokowi untuk kabinetnya ke depan tidak semua bisa dipenuhi oleh orang-orang partai. Jokowi, kata dia, perlu orang-orang di luar partai yang memiliki fokus di suatu bidang untuk dijadikan sebagai menteri.

"Banyak (orang partai), tapi tidak cukup. Menyerahkan seluruhnya ke partai politik itu tak cukup," kata dia.

Andi juga menuturkan, penunjukkan nama-nama menteri semuanya ada di tangan Jokowi. Golkar, kata dia, tidak menargetkan kursi menteri mana yang ingin mereka dapatkan ke depan dan menyerahkan seluruhnya kepada presiden terpilih pada Pemilu 2019 tersebut.*




Berita Lainnya