6 Rajab 1444 H / Sabtu, 28 Januari 2023
Pemerintah Diminta Hentikan Penjualan Kartu Operator Saudi | METRORIAU.COM

Jan 2023
28


Antrean panjang calon pembeli kartu sim dan isi ulang pulsa di salah satu gerai telekomunikasi di Mekkah. [Nuryadi Bayazid]
Pemerintah Diminta Hentikan Penjualan Kartu Operator Saudi
nasional | Senin, 22 Juli 2019
Editor : putrajaya | Penulis : Unggul Wirawan

JAKARTA - Operator telekomunikasi Arab Saudi Zain, ternyata menjual kartu perdana pada jemaah haji Indonesia di seluruh embarkasi. Meskipun dijual hanya Rp150.000, para jemaah merugi karena kartu telepon Zain ternyata tak bisa digunakan.

Para sales mengatakan jemaah dan petugas haji Indonesia dijanjikan bisa mendapatkan kuota data 5 gigabyte, 50 menit telpon, unlimited terima telepon tanpa batas.

Setelah membeli kartu perdana dan paket di embarkasi, mereka tak bisa menggunakan layanan Zain yang dibeli di Indonesia. Alih-alih ingin ingin mendapatkan harga murah dari Zain, justru jemaah haji Indonesia dirugikan.

Mengenai keluhan dan kerugian yang dialami calon jamaah haji, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menilai Zain tetap merugikan konsumen di Indonesia, bahkan negara. Mengingat, jika ada gangguan pelayanan para jemaah haji tidak bisa melakukan komunikasi/komplain ke operator asal Arab Saudi tersebut. Baik karena kendala bahasa, wawasan, dan atau kendala teknis lainnya.

Menurut Tulus, selain penjualan tersebut telah merugikan jemaah haji Indonesia, kartu perdana Zain yang dijual dan didistribusikan di seluruh embarkasi berpotensi merugikan negara. Selain ada potensi pendapatan pajak negara yang hilang, masuknya kartu perdana Zain ke Indonesia juga berpotensi melanggar UU tentang Perdagangan.

“Oleh karena itu, saya mendesak agar Kemendag mengeluarkan larangan penjualan kartu perdana operator telekomunikasi Arab Saudi di Indonesia. Operator itu merugikan calon jemaah haji sebagai konsumen bahkan merugikan negara,” ujar Tulus.

Dirugikan

Sularsi, Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai konsumen yang merupakan jemaah haji sudah dirugikan dengan tak bisa dipakainya kartu telekomunikasi Zain yang dibelinya di Indonesia.

“Ini artinya Zain ingin berkompetisi dengan operator Indonesia dengan menjual kartu perdananya di embarkasi namun mereka tak bisa menyelesaikan kompetisi tersebut sehingga konsumen dirugikan. Seharusnya pemerintah segera turun tangan terhadap keluhan konsumen tersebut,” ujar Sularsi.

Lanjut Sularsi, sudah menjadi kewajiban seluruh pelaku usaha yang menjual produknya di Indonesia harus tunduk dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Sebelum melakukan penjualan kartu perdananya di Indonesia, Zain terlebih dahulu mengikuti perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk mengikuti UU Perlindungan Konsumen.

Ketika menjalankan ibadah haji tahun lalu, Sularsi menemukan fakta bahwa pemerintah kerajaan Arab Saudi melarang operator telekomunikasi dari negara lain. Operator asing tidak bisa menjual layanan telekomunikasinya di seluruh wilayah Arab Saudi termasuk di Mekah dan di Madinah.

Azas Resiprokal

Menurut Sularsi, jemaah haji atau umrah yang tengah berada di Arab Saudi diwajibkan membeli kartu perdana dari operator lokal. YLKI prihatin terhadap Kominfo yang tak berani menerapkan azas resiprokal. Seharusnya, Kominfo bisa melarang operator dari negara manapun untuk menjual layanan telekomunikasinya di Indonesia.

“Dengan jumlah jemaah haji kita yang mencapai 221.000 dan jemaah umrah yang mencapai 880.000 setiap tahunnya seharunya bisa membuat nilai tawar pemerintah Indonesia lebih tinggi. YLKI sangat prihatin kenapa pemerintah tak bisa menerapkan azas resiprokal terhadap operator dari Saudi. Kominfo seharusnya berani untuk menerapkan azas resiprokal,” papar Sularsi.

Setelah kerugian terhadap konsumen Indonesia, regulator di Indonesia seperti BRTI, Kominfo dan Kementerian Perdagangan tidak saling lepas tangan. Bahkan seharusnya regulator dan pemerintah dapat bertindak tegas terhadap penjualan Zain di Indonesia.

“Bagaimanapun konsumen Indonesia harus mendapatkan haknya sesuai dengan yang dijanjikan oleh Zain ketika menjual layanannya di Indonesia dan itu dilindungi UU sehingga pemerintah dan regulator harus segera bertindak tegas,” papar Sularsi.

Agar kegiatan ibadah jemaah haji Indonesia tak terganggu akibat ulah Zain, Sularsi berharap agar operator telekomunkasi asal Indonesia dapat segera mengambil peran positif. Yaitu dengan memberikan diskon tarif roaming bagi jemaah haji yang akan berangkat ibadah. Diakui Sularsi, hingga saat ini tarif roaming yang diberikan operator telekomunikasi Indonesia terbilang mahal.


Sumber: beritasatu

Indeks Terbaru
pelalawan, Sabtu, 28 Januari 2023
Pemkab Pelalawan Apresiasi Dalam Meningkatkan Komitmen K3 di PT RAPP
etalase, Sabtu, 28 Januari 2023
Kolaborasi SGM Eksplor – Indomaret, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Beasiswa
etalase, Jumat, 27 Januari 2023
Putusan MK: Pemerintah Wajib Lindungi Hak Atas Tanah dari Klaim Kawasan Hutan
dunia, Jumat, 27 Januari 2023
Tercatat 8 Juta Jamaah Kunjungi Masjid Nabawi Sejak Awal 1444 H
pekanbaru, Jumat, 27 Januari 2023
Tahun Ini, 602 Pejabat Pemprov Riau Pensiun

etalase, Kamis, 26 Januari 2023
Alumni Fakultas Teknik UIR Raih Beasiswa Master Fully Funded di King Fahd University
pekanbaru, Kamis, 26 Januari 2023
Tingkatkan Produksi Migas, PHR Akan Bangun Jembatan Permanen di Rohul
meranti, Kamis, 26 Januari 2023
Gubri Sebut Pemprov Berjuang Dapatkan Anggaran Bangun Infrastruktur
pekanbaru, Kamis, 26 Januari 2023
Sapma IPK Desak KLHK Cabut Izin PT DSI di Siak
etalase, Kamis, 26 Januari 2023
Gapki Edukasi Anggota Terkaik Perizinan dan Regulasi Pengelolaan Kebun

pekanbaru, Kamis, 26 Januari 2023
Setengah Juta Lebih Kendaraan Melintasi Tol Pekanbaru-Bangkinang
pekanbaru, Kamis, 26 Januari 2023
Riau Optimis Turunkan Stunting Jadi 14 Persen
etalase, Kamis, 26 Januari 2023
JNE Rayakan Imlek dan Pawai Karnaval Sekolah Kristen Kalam Kudus Selat Panjang
etalase, Rabu, 25 Januari 2023
PHR Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sektor UMKM Lewat Sentra Budaya Ekraf
etalase, Rabu, 25 Januari 2023
Pertamina Tunjuk Edwil Suzandi sebagai Pj EVP Upstream Business
inhu, Rabu, 25 Januari 2023
Lantik Pengurus Karang Taruna, Bupati Harapkan Sinergi Membangun Inhu
meranti, Rabu, 25 Januari 2023
Pernikahan Anak Bawah Umur di Tebingtinggi, Pasangan Dipisahkan Sementara
etalase, Rabu, 25 Januari 2023
Kisah Inspiratif Peserta Magang PHR 2022, Dapat Ilmu dan Keluarga Baru
politik, Rabu, 25 Januari 2023
HT Lantik Michael Victor Sianipar dan Sortaman Saragih Jadi Ketua DPP Perindo
etalase, Rabu, 25 Januari 2023
Penyelesaian Perkebunan Sawit Yang Diklaim Masuk Kawasan Hutan Tidak Ada Pidana Korupsi
etalase, Rabu, 25 Januari 2023
PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3
huawen, Rabu, 25 Januari 2023
Ribuan Warga Hadiri Imlek Bersama, Gubri Ajak Semua Masyarakat Pelihara Kerukunan
hukum, Selasa, 24 Januari 2023
Polresta Pekanbaru Gerebek Home Industri Ekstasi
pekanbaru, Selasa, 24 Januari 2023
Kepala BPBD Riau Sebut Banjir Rob di Meranti Sudah Ditangani Tim Gabungan
etalase, Selasa, 24 Januari 2023
LKJ Raja Ali Kelana 2023 PWI Riau Dimulai

Politik
Rabu, 25 Januari 2023
HT Lantik Michael Victor Sianipar dan Sortaman Saragih Jadi Ketua DPP Perindo
Selasa, 24 Januari 2023
KPU Riau Usulkan Anggaran Rp458 M untuk Pilkada Serentak 2024
Selasa, 17 Januari 2023
Konsolidasi & Ziarah Makam Syiah Kuala, TGB Tegaskan Ikhtiar Partai Perindo Bagi Kebaikan Aceh

Hukum
Selasa, 24 Januari 2023
Polresta Pekanbaru Gerebek Home Industri Ekstasi
Senin, 23 Januari 2023
Penjual Togel Online Ditangkap Polisi
Kamis, 19 Januari 2023
Tidak Terima Ditegur 4 Pengamen Ditangkap Usai Keroyok Karyawan Ritel

OTOMOTIF
otomotif, Sabtu, 7 Januari 2023
Undian Beli Mobil Dapat Motor, Ini Konsumen Suzuki SBT yang Beruntung
otomotif, Selasa, 27 Desember 2022
CDN Riau Luncurkan Aplikasi My Capella
otomotif, Sabtu, 24 Desember 2022
HSH Dukung Komunitas HR-V Devotee Indonesia Touring Lintas Sumatera

OTOMOTIF

ETALASE
etalase, Sabtu, 28 Januari 2023
Kolaborasi SGM Eksplor – Indomaret, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Beasiswa
etalase, Jumat, 27 Januari 2023
Putusan MK: Pemerintah Wajib Lindungi Hak Atas Tanah dari Klaim Kawasan Hutan
etalase, Kamis, 26 Januari 2023
Alumni Fakultas Teknik UIR Raih Beasiswa Master Fully Funded di King Fahd University