9 Rabiul Awwal 1442 H / Senin, 26 Oktober 2020
Ini Cara XL Bekali Siswa SMA/SMK Hadapi Revolusi Industri 4.0
etalase | Jumat, 9 Agustus 2019
Editor : wisly | Penulis : rls
XL Axiata bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia kembali menyelenggarakan program pengembangan kepemimpinan dan karakter “XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC) 2019”.

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia kembali menyelenggarakan program pengembangan kepemimpinan dan karakter “XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC) 2019”. Sebanyak total 600 siswa setingkat SMA/SMK akan mengikuti program tahunan yang akan berlangsung di enam kota ini.

Acara pertama akan berlangsung di Bogor sepanjang akhir pekan ini, 9-10 Agustus 2019, dengan peserta dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Group Head People Services XL Axiata, M. Hira Kurnia bersama Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Drs. Purwadi Sutanto, M.Si., secara resmi membuka kegiatan tersebut di Bogor pada Jumat (9/8).

Hira Kurnia mengatakan, “Upaya untuk ikut serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia terus kami kembangkan. Karena itu, tahun ini kami memutuskan untuk melanjutkan program XYLC ini dengan kembali menggandeng Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai institusi yang paling berkompeten di bidang ini. Kami juga masih akan menerapkan kurikulum yang dapat membantu para pelajar SMA/SMK menghadapi revolusi industri 4.0, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan soft skill yang belum banyak diajarkan di sekolah formal.”

Hira Kurnia menambahkan, soft skill atau yang dikenal dengan transversal skill merupakan kualitas yang dibutuhkan di semua bidang kerja. Kemampuan ini mencakup kreativitas, imaginasi, intuisi, emosi, dan etik yang sangat bermanfaat dalam membangun interaksi sosial. Program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

 Guna menghadapi revolusi industri 4.0 yang saat ini telah berlangsung, ada beberapa kompentensi dasar yang sudah harus dipersiapkan generasi muda Indonesia. Selain berupa hard skills yang sudah banyak diajarkan di sekolah, mereka juga memerlukan soft skills yang akan membantu proses interaksi sosial di semua keahlian. Hal ini sesuai dengan rumusan World Economic Forum mengenai kemampuan atau soft skills yang perlu dimiliki oleh semua orang saat ini, antara lain kemampuan menyelesaikan permasalahan, berpikir kritis, kolaborasi dan koordinasi, komunikasi, serta kemampuan kognitif yang baik.

 Tujuan utama diadakannya XYLC ini adalah untuk menciptakan generasi muda dengan kualitas daya saing tinggi yang adaptif terhadap perubahan yang sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0. Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan serangkaian topik pelatihan yang sesuai, yaitu Berpikir Kristis dan Kreatif, Public Speaking, Digital Collaboration, Media Sosial yang Menginspirasi, Pemecahan Masalah, Emotional Intelligence, dan Kepemimpinan.

Secara teknis, para peserta pun akan langsung dibimbing oleh pembicara yang merupakan karyawan XL Axiata dengan expertise yang sudah teruji. Mendapatkan mentoring berkelanjutan dari para mahasiswa peserta XL Future Leaders, dan tentunya akan mendapatkan e-sertifikat dari XL Axiata.

Selain itu, para peserta juga dibekali pemahaman tentang program “Bela Negara” yang mengangkat tema ‘Menyingkapi Revolusi Industri 4.0 Dalam Konteks Bela Negara’. Pembicara dari Dewan Ketahanan Nasional (WANTANNAS) secara langsung memberikan pemaparan materi kepada seluruh peserta melalui metode forum diskusi dua arah. Pembekalan materi Bela Negara kepada peserta XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 ini merupakan komitmen XL Axiata dalam upaya mendukung pemerintah yang telah diwujudkan melalui kerja sama antara XL Axiata dengan WANTANNAS berdasarkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang telah dilakukan pada akhir Maret 2019 lalu.

Selanjutnya setelah Jakarta, program XYLC akan diselenggarakan di 5 kota lain di bulan Agustus-September, yaitu berturut-turut Semarang, Medan, Makassar, Surabaya, dan terakhir Yogyakarta. Calon peserta masih bisa mendaftar untuk mengikuti program yang berlangsung di 5 kota tersebut. XYLC juga terbuka untuk sekolah-sekolah dari kota atau kabupaten terdekat dengan lokasi XYLC. Karena kuota peserta yang terbatas hanya 100 peserta per lokasi, maka panitia memprioritaskan peserta yang menjadi pengurus organisasi siswa di sekolah (OSIS, MPK, Pramuka, dll). Diharapkan program ini terus mendapat dukungan dari sekolah yang pernah menerima manfaat.  *
 




Artikel Terbaru
etalase, Senin, 26 Oktober 2020
Jelang Akhir Tahun, FPK Riau Taja Tiga Seminar Pembauran.

potensa, Senin, 26 Oktober 2020
Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau kembali meningkat, Minggu.

nasional, Senin, 26 Oktober 2020
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah pasien sembuh.

otomotif, Senin, 26 Oktober 2020
Keselamatan berkendara, ilmu yang wajib diketahui semua orang.

sportainment, Senin, 26 Oktober 2020
Hasil MotoGP Teruel 2020 sudah bisa dilihat. Pebalap Petronas Yamaha.

inhu, Senin, 26 Oktober 2020
Seperti tidak kenal lelah dan tak kenal waktu, jajaran Polres Inhu.

hukum, Senin, 26 Oktober 2020
Setelah sempat jadi buronan Polisi lima hari, terduga pelaku jambret.

pekanbaru, Senin, 26 Oktober 2020
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat di Kota Pekanbaru..

nasional, Senin, 26 Oktober 2020
Puluhan kacamata untuk lansia di Kecamatan Benowo, mulai disalurkan.

etalase, Senin, 26 Oktober 2020
Wijatmoko kembali dipercaya untuk memimpin DPP APINDO Riau 2020 -.

Otomotif


Senin , 19 Oktober 2020