Mei 2026
31

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Kombes Manang Resmikan Yayasan Gemuni, Solusi Rehabilitasi untuk Pecandu Narkoba
hukum | Kamis, 31 Oktober 2024 | 17:20:17 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda
Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombes Manang Soebeti, meresmikan Yayasan Gemuni, Kamis (31/10/2024). (lda)

PEKANBARU - Rumah rehabilitasi bagi pecandu narkoba bernama Yayasan Generasi Muda Bernilai (Gemuni) di Jalan Singgalang, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, diresmikan. 

Peresmian dilakukan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, Kamis (31/10/2024). Puluhan para pecandu yang berjuang untuk sembuh dari ketergantungan narkoba turut hadir di lokasi peresmian.

Kombes Manang mengatakan kehadiran rumah rehabilitasi ini memberikan pelayanan pada korban narkoba baik secara sukarela atau wajib. Rumah rehabilasi ini mempu menampung 60 orang yang berkeinginan untuk sembuh.

Baca :

"Bagi masyarakat yang ingin keluarganya ingin rehap atau lapor bahwa ketergantungan bisa datang ke sini untuk mengikuti program rehabilitasi," ujar Kombes Manang.

Kombes Manang menegaskan, rehabilitasi adalah hak pengguna narkoba sebagai korban, sesuai amanat Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

Di kesempatan itu, Kombes Manang juga mengajak masyatakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) yang kondusif jelang Pilkada serentak 2024.

"Mari bersama-sama menjaga suasana damai dan kondusif, terutama menjelang tahapan Pilkada. Jauhi narkoba dan hindari konflik," imbau Manang.

Ketua Yayasan Gemuni, Imanuel Haposan Marpaung, menuturkan bahwa lembaga rehabilitasi ini telah berdiri sejak tahun 2021. "Namun, baru diresmikan secara resmi pada hari ini," ucapnya.

Dalam pemberian layanan rehabilitasi yang maksinal, Yayasan Gemudi bekerja sama dengan Polda Riau, BNN, dan beberapa instansi terkait lainnya 

Soal biaya, Imanuel menjelaskan bahwa yayasan menerapkan tarif sekitar Rp5 juta per bulan selama tiga bulan program rehabilitasi. Namun, biaya tersebut bersifat fleksibel.

"Kami mempertimbangkan kemampuan finansial keluarga pasien. Bagi yang tidak mampu, yayasan mengaplikasikan subsidi silang dari keluarga yang mampu untuk memastikan setiap korban mendapatkan layanan rehabilitasi," jelas Imanuel.

Gemuni saat ini telah melayani sekitar 45 pasien dari berbagai latar belakang, baik pria maupun wanita, yang menjalani program pemulihan rata-rata selama tiga bulan.

Yayasan ini didukung oleh sembilan tenaga terlatih dan beberapa manajer yang siap memberikan pelayanan bagi para pasien dengan penuh dedikasi.

Dengan berdirinya Yayasan Gemuni, diharapkan semakin banyak generasi muda di Pekanbaru dan sekitarnya yang bisa pulih dari jerat narkoba dan kembali berkontribusi positif kepada masyarakat.*

 

 

 

Terbaru
sportainment
PSG Juara Liga Champions Dua Kali Beruntun
Minggu, 31 Mei 2026 | 08:57:24 WIB
huawen
Hari Raya Waisak, Ini Pesan Ketua Permabudhi Riau
Sabtu, 30 Mei 2026 | 23:40:06 WIB
potret
Umat Buddha Mandikan Buddha Rupang di Maha Vihara dan PBSM
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:58:15 WIB
sportainment
Final Liga Champions PSG Vs Arsenal Nanti Malam, Main Lebih Awal
Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:34:45 WIB
Artikel Popular
3
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional