Selasa | 20 Agustus 2019
HUT ke-74 RI, Yayasan Hemadhiro Mettavati Gelar Pesta Rakyat di Okura
Yayasan Hemadhiro Mettavati menggelar acara pesta rakyat bertajuk Mengenang.


Minggu | 18 Agustus 2019
Pengurus Persaudaraan Marga Zhang Riau Resmi Dilantik
Persaudaraan Marga Zhang Riau masa bhakti 2019-2022 yang diketuai Robert Iwan.


Minggu | 18 Agustus 2019
Sambut HUT Kemerdekaan RI, Muda-Mudi IKTS Gelar Berbagai Lomba
Muda-mudi Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) menggelar.

Rubrik : pekanbaru
Gubri Bentuk Tim Penertiban Perkebunan Ilegal
Editor : wisly | Penulis: Rivo
Senin , 12 Agustus 2019
Gubernur Riau

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Perkebunan Ilegal untuk menertibkan 1,2 juta hektar perkebunan tanpa izin yang beroperasi di Provinsi Riau. Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution dipercaya mengkomandoi tim ini. 

Gubri menegaskan, pembentukan tim terpadu penertiban lahan perkebunan ilegal di Provinsi Riau bukan untuk menertibkan lahan perkebunan milik masyarakat kecil. Tim ini untuk menertibkan lahan perkebunan dalam skala luas, baik milik perusahaan maupun perorangan.

"Jadi perlu saya tegaskan lagi, yang akan kita tertibkan ini bukan yang lahan perkebunan milik petani kecil. Jadi jangan sampai nanti muncul isu seolah-olah pembentukan tim untuk menertibkan petani-petani sawit yang kecil, bukan itu," kata Gubri saat memimpin rapat di Kantor Gubernur, Senin (12/8).
Tim terpadu ini akan menyasar perusahaan-perusahaan perkebunan menggunakan lahan llegal dalam jumlah yang cukup luas. Bahkan tidak hanya dari perusahaan, tim juga akan menelisik perkebunan milik perorangan yang jumlahnya sangat luas.

"Target kita yang besar-besar saja. Bukan hanya korporasi, tapi perorangan yang lahan perkebunannya luas, itu juga jadi target kita. Kan bisa saja, satu orang itu punya lahan seribu hektare, itu yang menjadi target kita nanti," katanya.*
 




Berita Lainnya