Selasa | 20 Agustus 2019
HUT ke-74 RI, Yayasan Hemadhiro Mettavati Gelar Pesta Rakyat di Okura
Yayasan Hemadhiro Mettavati menggelar acara pesta rakyat bertajuk Mengenang.


Minggu | 18 Agustus 2019
Pengurus Persaudaraan Marga Zhang Riau Resmi Dilantik
Persaudaraan Marga Zhang Riau masa bhakti 2019-2022 yang diketuai Robert Iwan.


Minggu | 18 Agustus 2019
Sambut HUT Kemerdekaan RI, Muda-Mudi IKTS Gelar Berbagai Lomba
Muda-mudi Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) menggelar.

Rubrik : siak
Bupati Siak Pimpin Upacara Gabungan Karhutla di KTU
Editor : wisly | Penulis: Diana
Selasa , 13 Agustus 2019
Bupati Siak, Alfedri, menyaksikan penyerahan cindera mata dari Gapki Riau kepada Astra Agro Lestasi diwakili oleh Ahmad Wahyudi, saat apel siaga karhutla, Selasa (13/8). (ist)

SIAK - Bupati Siak, Alfedri, menjadi inspektur upacara (irup) pada apel siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau bekerja sama dengan Kimia Tirta Utama (KTU) yang merupakan anak perusahaan Astra Agro Lestari, di Koto Gasib Siak, Selasa (13/8).

Menurut Alfedri, apel siaga merupakan spirit dalam rangka penanganan karhutla bukan hanya di Siak, juga di Riau maupun provinsi lainnya di Indonesia. Dampak karlahut adalah bencana asap yang dapat merugikan masyarakat banyak. Baik kesehatan, ekonomi maupun pendidikan. Apalagi melihat bencana asap di 2014-2015 lebih dari dua bulan anak sekolah diliburkan, penerbangan ditiadakan, dan lainnya.

"Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk penanganan. Baik dari darat dengan mengerahkan seluruh daya upaya maupun udara melalui hali water bombing maupun hujan buatan. Dan itu tidak murah dan dibiayai oleh uang rakyat," ujarnya.

Dukungan dari perusahaan, terang bupati, sangat luar biasa. Baik melalui warga yang tergabung dalam masyarakat peduli api, maupun secara langsung ke lokasi karhutla. Mereka semua berjibaku dalam penanganan karhutla. Baik dari kepolisian, angkatan darat, angkatan udara, Manggala Agni dan lainnya. 

"Saya minta pelaku aksi kebakaran hutan dan lahan dilakukan sanksi tegas dalam hukum. Baik itu perorangan maupun korporasi," katanya tegas.

Sementara Manajer Fire Protection Peatland and Green House Guest, Ahmad wahyudi, mengatakan, saat ini digelar apel siaga karhutla kerja sama antara Gapki bersama KTU dengan slogan mari cegah karhutla untuk menuju Kabupaten Siak hijau.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemkab Siak untuk  penanganannya sudah maksimal. Untuk itu seluruh perusahaan sawit turut serta dalam membantu penanganan karhutla di Siak. "Kebakaran hutan dan lahan berdampak sangat besar pada kesehatan dan ekonomi warga. Kami dari Astra Agro Lestari sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan penanganan," tambahnya.

Disinggung desa binaan KTU untuk upaya pencegahan karhutla, Ahmad Wahyudi, mengatakan, ada 4 desa di ring satu yang sudah dibentuk Masyarakat Peduli Api (MPA). Yaitu Desa Teluk Rimba, Buatan 1, Pangkalan Pisang dan Kuala Gasib. Ada lima anggota MPA perdesa.

"Selain memberikan pelatihan penanganan dini jika terjadi karhutla, MPA desa-desa binaan KTU juga mendapatkan bantuan peralatan, seperti mesin air, selang dan lainnya. Termasuk, imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran dalam membuka lahan," katanya.

Sedangkan, Maryanto dari Gapki Riau, mengatakan, cuaca saat ini sangat ekstrem yang melanda Indonesia pada umumnya. Untuk itu, apel siaga ini merupakan momentum agar semua pihak lebih dalam waspada dan lebih siaga dalam penanganan karhutla.

Bulan Juni lalu, sebutnya, Gapki sudah memberikan surat kepada seluruh perusahaan anggota Gapki untuk waspada dan siaga akan terjadinya karhutla. Ini menjadi earlier warning dalam kejadian karhutla.

"KTU yang  merupakan salah satu perusahaan anggota Gapki sudah yang menerapkan early warning, sistem dalam penanganan karhutla. Dari SMS pantau api, menara pantau api, hingga penanganan api, dalam pelatihan pencegahan kebakaran kepada MPA-MPA bagaimana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara cepat yang dibina oleh perusahaan anggota Gapki," ucapnya.*




Berita Lainnya