Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : hukum
Kapolri Minta Polda Riau Tuntaskan Kasus PT SSS Terkait Karhutla
Editor : wisly | Penulis: halloriau
Selasa , 13 Agustus 2019
Kapolri saat meninjau Karhutla di Riau.

PELALAWAN - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta penyidik Polda Riau untuk menindaklanjuti proses penyidikan kasus tersangka satu korporasi kebakaran hutan dan lahan (Kathutla) PT Sumber Sawit Sejahtera (PT SSS) hingga ke jajaran direksinya. 

Bila dalam proses penyidikannya Polda Riau tidak mampu mengembangkan kasus korporasi ini, maka Polri akan menarik kasusnya ke Mabes Polri untuk dilanjutkan. 

"Tergantung, Polda Riau mampu mengembangkannya dan bekerja secara efektif, maka akan diberikan asistensi. Sebaliknya, kasus akan ditarik proses penyidikan ke Mabes Polri jika tak mampu," ungkap Tito, Selasa (13/8/2019).

Sementara itu, Tito menyebut pengembangan kasus tersangka PT SSS, Polda Riau juga dibantu penyidik Mabes Polri untuk menuntaskan proses hukumnya hingga  menjadikan direksi tersangka.

"Dalam peninjauan tadi, kita tidak melihat adanya kebakaran lahan terbesar lagi. Yang ada hanya asap karena api di dalam lahan gambut yang belum padam," sebut Kapolri. 

Selain itu, Tito minta kepada Kapolda Riau untuk turun bersama jajarannya ke masyarakat agar bisa bersama mengindentifikasi siapa-siapa saja yang bermain di dalamnya. Tujuannya untuk memberikan warning terhadap penegakkan hukum. 

"Bahkan Kepala BNPB akan rekrut mereka (masyatakat, red) untuk menjadi sukarelawan yang nantinya akan mendapatkan bonus. Sekaligus mereka ini dapat ikut mencegah kebakaran lahan," tukas Kapolri.*




Berita Lainnya