Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : huawen
HUT ke-74 RI, Yayasan Hemadhiro Mettavati Gelar Pesta Rakyat di Okura
Editor : wisly | Penulis: rls
Selasa , 20 Agustus 2019
Panjat pinang

PEKANBARU - Yayasan Hemadhiro Mettavati menggelar acara pesta rakyat bertajuk Mengenang Jasa Para Pahlawan Kemerdekaan, Minggu (18/7). Kegiatan untuk memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Srimangala Vanaram, Jalan Hamka, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau turut dihadiri Lurah Tebing Tinggi Okura, Burhan.

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Riau Tarjoko, Ismardi Ilyas dan Dharmaji Chowmas dari FKUB Kota Pekanbaru. Kemudian Tokoh Masyarakat dan Penggiat Pariwisata dan tamu undangan lainnya.

Acara dibagi dalam dua sesi. Pada pagi harinya dimeriahkan dengan berbagai jenis lomba, yakni panjat pinang, tepuk guling, makan kerupuk, tarik tambang, kuda lumping dan sebagainya.

Sedangkan sesi sore, dilaksanakan prosesi doa mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan dan doa pelimpahan jasa (Pattidana) oleh umat Buddhis.

Lurah Tebing Tinggi Okura, Burhan mengatakan, kegiatan disambut meriah masyarakat sekitar. Kegiatan selaras dengan program Sapta Pesona yang dicanangkan Pemko Pekanbaru.

"Kita berharap kegiatan bisa dilakukan dalam skala yang lebih besar, sehingga bisa dinikmati masyarakat luas," terangnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat dan Penggiat Pariwisata, Selamat Amir Hamzah menambahkan, kehadiran Pendopo Srimangala Vanaram bisa melengkapi destinasi wisata yang ada di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, terutama wisata religi.

"Sebelumnya sudah terdapat wisata dakwah, wisata kuda dan wisata bunga di Okura," tuturnya.

Pembina Yayasan Hemadhiro Mettavati, Phra Srivisarn M menyampaikan kesan dan rasa kedekatannya yang baik dengan kondisi alam di Tebing Tinggi Okura.

Suasana yang masih alami, cocok untuk latihan dan menenangkan batin spritual. "Terimakasih atas sambutan baik serta dukungan masyarakat selama saya berada di sini," tegasnya.*

 




Berita Lainnya