|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

SELAT PANJANG - Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara simbolis menyerahkan bantuan dana zakat melalui program Meranti Peduli. Bantuan digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Meranti.
Penyaluran dana zakat difokuskan pada penanganan stunting. Berlangsung di Masjid Agung Darul Ulum, Selatpanjang, Kamis (16/1).
Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Baznas dalam mendukung program pemerintah daerah. Turut mendukung program Pemkab Kepulauan Meranti dalam pengentasan stunting yang menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen di tahun 2024.
"Kami sangat mengapresiasi berbagai program Baznas yang tidak hanya membantu pengentasan kemiskinan, tetapi mendukung pengurangan angka stunting. Kami berharap bantuan dapat menjadi dukungan nyata bagi keluarga yang membutuhkan, khususnya balita stunting, agar tumbuh dan berkembang secara sehat," ujarnya.
Bupati berharap berharap, zakat yang dikumpulkan oleh Baznas bisa lebih banyak lagi, sehingga makin banyak yang di distribusi kan kepada masyarakat
"Kita berdoa mudah-mudahan pendistribusian dana zakat oleh Baznas dapat meringankan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kepulauan Meranti, KH Mardio Hasan, M.Pd, memaparkan capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah tahun 2024 yang mencapai Rp2.951.863.559. Jumlah terkumpul dari 3.141 muzaki, dengan 70 persen di antaranya berasal dari zakat profesi ASN Pemkab Kepulauan Meranti.
Baznas Kepulauan Meranti telah meluncurkan berbagai program berbasis dana zakat, termasuk Program Meranti Peduli. Meliputi bantuan bedah rumah untuk 17 penerima manfaat, bantuan meteran listrik untuk 170 KK, dan bantuan konsumtif untuk 2.100 orang.
Selanjutnya Program Meranti Sehat meliputi penanganan stunting untuk 211 balita, bantuan pengobatan dan transportasi untuk 387 orang, serta sunat massal untuk 78 anak.
Program Meranti Ekonomi Produktif meliputi Bantuan usaha ekonomi untuk 32 penerima manfaat. Program Meranti Pendidikan meliputi bantuan pendidikan untuk 55 siswa dan program Meranti Dakwah meliputi bantuan bagi 19 guru ngaji di wilayah terisolir.
Secara keseluruhan, total penerima manfaat dari berbagai program mencapai 3.946 orang.
Dijelaskannya, hampir 70 persen zakat yang dikelola oleh Baznas merupakan zakat profesi dari pegawai Pemkab Kepulauan Meranti. Ia berharap jumlah zakat terus meningkat dan bisa dikelola secara profesional
Kedepannya, Baznas Kepulauan Meranti berharap bisa menerapkan payroll, yakni sistem pemotongan secara otomatis.
Dikatakannya, pihaknya semangat dalam mengelola zakat, semakin banyak zakat yang diterima maka semakin banyak program dan semakin banyak penerima.
Baznas Kepulauan Meranti mencatat bahwa dukungan penuh dari pemerintah daerah sangat memengaruhi keberhasilan program-program zakat. *