Feb 2026
16

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Metro Riau Group Dukung Keselamatan Kerja Melalui Peluncuran Buku K3
pekanbaru | Kamis, 16 Januari 2025 | 20:39:20 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Metro Riau, Metro Riau Group dengan peluncuran dan bedah buku bertajuk 'Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perkebunan Kelapa Sawit'. Buku diluncurkan di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Kamis (16/1/2025) siang. Ditulis Dr. Ir. Julnaidi, ST, MT.

Dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Riau, Boby Rachmat, serta para pimpinan perusahaan kelapa sawit di Riau. Kehadiran tamu undangan mencerminkan pentingnya isu keselamatan dan kesehatan kerja di sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi salah satu sektor strategis di Riau.

Dalam sesi bedah buku, menghadirkan pembahas dari berbagai latar belakang, yaitu Prof. Edi Erwan, Akademisi sekaligus Wakil Rektor III UIN Suska Riau. Lichwan Hartono, Ketua GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) Riau. Dr. Gulat ME Manurung, Ketua Umum DPP APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia). Dr. (Can) Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, Budayawan Riau. Dr. Reny Mulyani, Dokter Spesialis Akupansi RS Awal Bros.

Baca :

Para pembahas memberikan pandangan dari berbagai perspektif, mulai dari akademik, bisnis, budaya, hingga kesehatan, yang menambah bobot diskusi mengenai implementasi K3 di perkebunan kelapa sawit.

Pimpinan Umum Metro Riau, H. Maskur, dalam sambutannya menegaskan komitmen Metro Riau sebagai media partner dalam mendukung peningkatan standar keselamatan dan kesehatan kerja di sektor kelapa sawit.

"Buku merupakan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya K3, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah," ujarnya.

Apalagi, sambungnya, kelapa sawit adalah komoditas terbesar di Riau, selain industri migas dan kehutanan.

"Kami sangat mendukung upaya peningkatan K3 di sektor ini. Apapun ide dan upaya untuk memajukan tiga sektor industri utama di Riau, Metro Riau siap mendukung," tegasnya.

Dr. Julnaidi, penulis buku tersebut, mengungkapkan  karyanya lahir dari keprihatinannya terhadap tingginya angka kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit di Riau.

"Buku berawal dari kegalauan saya melihat banyaknya kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit. Mengingat Riau memiliki perkebunan sawit terluas di Indonesia, sudah sepatutnya aspek K3 menjadi prioritas utama," ujar Julnaidi.

Ia juga menyoroti potensi besar industri kelapa sawit yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat. "Selain keuntungan ekonomi, sawit memiliki beragam produk turunan, seperti kosmetik, sabun, hingga energi terbarukan," jelasnya.

Dalam proses penulisan bukunya, Julnaidi juga mengupas isu-isu lingkungan yang sering dikaitkan dengan industri sawit. "Isu bahwa sawit tidak ramah lingkungan telah saya bantah melalui penelitian dan jurnal internasional yang diterbitkan di Inggris. Buku ini juga mengupas mitos dan fakta seputar kelapa sawit," paparnya.

Ia menegaskan pentingnya perhatian terhadap keselamatan kerja di sektor ini, mengingat tingginya angka kecelakaan yang tercatat. Disamping itu, ia mengharapkan agar buku ini dapat menjadi referensi penting dalam mendorong penerapan K3 yang lebih baik di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Boby Rachmat juga turut menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran buku tersebut. Menurutnya, buku ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang aman dan berkelanjutan di perkebunan kelapa sawit.

"Sebagai salah satu sektor strategis bagi perekonomian nasional, industri sawit menghadirkan tantangan yang besar, terutama dalam hal keselamatan kerja. Untuk itu, keberadaan buku ini menjadi sangat relevan," ujarnya.

Buku ini, sambungnya, bukan sekedar kumpulan teori atau pedoman. Tetapi juga sebuah langkah nyata untuk membangun budaya kerja yang aman, sehat dan berkelanjutan di sektor kebun kelapa sawit.

Disisi lain, ia mengungkapkan data yang tercatat di Disnaker, bahwa pada tahun 2023 terdapat lebih dari 370.000 kasus kecelakaan kerja di Riau, dengan sektor perkebunan menyumbang 60,5 persen atau sekitar 224.000 kasus.

"Makanya perlunya kita pelajari betul-betul bagaimana cara menerapkan K3 dengan baik, agar bisa menimalisir kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit. Dan kalau ini terabaikan, ini bisa merugikan baik secara moral maupun materil, terutama di sektor ketenagakerjaan," ungkapnya.

Terlebih, tambahnya, K3 menjadi pilar dalam penilaian.

"Makanya kita harapkan dengan adanya buku ini muncul inovasi-inovasi tentang K3 bagi pekerja di perkebunan kelapa sawit," ujarnya.

Disamping itu, Boby juga berharap Riau menjadi rujukan nasional dalam penerapan K3 di sektor perkebunan kelapa sawit. "Jika penerapan K3 diabaikan, dampaknya akan sangat merugikan, baik secara moral maupun materil," tegasnya.

Ia mengharapkan peluncuran buku menjadi momentum penting untuk mendorong kesadaran akan pentingnya K3 di sektor perkebunan kelapa sawit. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan angka kecelakaan kerja dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.

"Buku diharapkan memicu munculnya inovasi baru dalam K3, sehingga sektor sawit tidak hanya menjadi andalan ekonomi, tetapi juga pelopor dalam keselamatan kerja," tutup Boby.*

Terbaru
sportainment
PSPS Ditahan Persiraja
Minggu, 15 Februari 2026 | 08:00:00 WIB
rohil
Manfaat Makan Bergizi Gratis untuk Kebiasaan dan Tumbuh Kembang Anak
Sabtu, 14 Februari 2026 | 22:29:12 WIB
huawen
PBBI Bagikan Ratusan Paket Imlek di Klenteng Kwan Tee Kong Bio
Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:22:24 WIB
pekanbaru
MUI Riau Dikukuhkan, Ini Harapan Pemerintah
Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:49:51 WIB
华 闻
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Mulai Bersihkan...
Rabu, 11 Februari 2026 | 15:55:56 WIB
Artikel Popular
4
5
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
KPK Periksa Plt Gubri, Sekda Riau dan Bupati...
Kamis, 12 Februari 2026 | 09:04:57 WIB