Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : inhu
RAPBD-P Inhu Alami Kenaikan 31,61 Persen
Editor : wisly | Penulis: dasmun
Selasa , 20 Agustus 2019
Rapat Paripurna DPRD Inhu dalam rangka penyampaian nota keuangan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2019 di gedung DPRD Inhu.(das)

RENGAT - Diakhir masa jabatan anggota DPRD Inhu periode 2014-2019 masih menyisakan tugas membahas Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2019. Namun sangat disayangkan separuh anggota dewan tidak hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Inhu dalam rangka penyampaian nota keuangan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2019 di gedung DPRD Inhu, Selasa (20/8).

Rapat paripurna tetap berlangsung yang dipimpin Ketua DPRD Inhu, Miswanto. Dihadiri Wakil Bupati Inhu, Sekda Inhu serta pejabat Inhu lainnya, pimpinan BUMN, BUMD serta undangan lainnya.

Wakil Bupati Inhu, Khairizal menyampaikan, APBD Perubahan 2019 mengalami kenaikan Rp423 miliar atau 31,61 persen dengan jumlah Rp1,7 triliun.

Sementara pada APBD murni tahun anggaran 2019 hanya Rp1,3 triliun. Perubahan APBD merupakan salah satu tahapan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah yang menjadi penyempurnaan dan perbaikan atas APBD murni.

"Semua dibuat dengan mempertimbangkan pencapaian target pendapatan dan realisasi belanja yang telah dilaksanakan serta menampung berbagai perubahan, baik disisi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah," ujarnya.

Dikatakannya, dalam penyusunan perubahan APBD tahun 2019 dilakukan penyesuaian dengan rencana pendapatan dana perimbangan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta pembiayaan yang dianggarkan dalam APBD murni 2019. Tujuannya, agar target pendapatan dan belanja tahun anggaran 2019 dapat terealisasi sesuai kondisi.

Arah dan kebijakan pembangunan tahun 2019 merupakan bagian dari upaya pencapaian visi dan misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJPD. Karena itu, Wabup berharap, dalam pembahasan penyempurnaan rancangan perubahan APBD 2019 dengan penuh kearifan dan komitmen bersama.  

"Seluruh pimpinan perangkat daerah harus hadir dalam pembahasan di DPRD, baik pada hari libur atau di luar jam kerja. Semua demi percepatan pembahasan dan penyelesaian pembahasan supaya tepat waktu," terangnya

Sebelumnya anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Inhu, Suharto membenarkan KUA PPAS R-APBD Perubahan sebesar Rp1.761.484.191, 731 atau naik sebesar Rp423.100.514.570, dari APBD Murni sebesar Rp1.338.383.677,161.

Bertambahnya asumsi pendapatan dan belanja perubahan dikarenakan dana hibah Provinsi sekitar Rp60 miliar dan silva tahun 2018 sebesar Rp 86 miliar lebih.

"Dari minimal asumsi perubahan tersebut dialokasikan untuk BL sebesar lebih Rp133 miliar," kata Politisi PPP Inhu tersebut.*




Berita Lainnya