Jan 2026
19

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Pemkab Kepulauan Meranti Pastikan Pembangunan Infrastruktur Tetap Berjalan
meranti | Rabu, 12 Februari 2025 | 19:58:56 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : ali
Kantor Dinas PUPR Kepulauan Meranti.(ali)

SELATPANJANG - Kabupaten Kepulauan Meranti dihadapkan persoalan besar dalam pembangunan infrastruktur setelah pemerintah pusat merasionalisasi anggaran secara signifikan. Kepala daerah yang akan dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang harus bersiap menghadapi situasi ini.

Pemangkasan tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2025, yang menyebutkan bahwa dana transfer ke daerah (TKD) berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti dirasionalisasi hingga Rp103,5 miliar dari total Rp 113,9 miliar yang seharusnya diterima untuk pembangunan jalan pelayanan dasar.

Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, mengakui selama ini pembangunan infrastruktur di daerahnya sangat bergantung pada TKD dari pemerintah pusat. Dengan pemangkasan besar-besaran ini, rencana pembangunan dan perawatan jalan di Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi semakin sulit.

Baca :

"Awalnya anggaran TKD untuk infrastruktur, khususnya jalan, di Pemkab Kepulauan Meranti ditetapkan lebih dari Rp100 miliar. Namun, karena refocusing, dana akhirnya dicoret pada tahun ini," ujar Asmar, Rabu (12/2).

Meskipun menghadapi kendala besar, Pemkab Kepulauan Meranti tetap berupaya mencari solusi agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan. Asmar menegaskan Pemkab akan lebih fokus pada program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Meskipun kita berharap banyak pada TKD berupa DAK dan DAU, kita tidak kehilangan semangat untuk membangun. Bagaimanapun, kita tetap berusaha mewujudkan impian dan harapan masyarakat," tambahnya.

Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dinas PUPR menggencarkan strategi baru, salah satunya dengan mengoptimalkan anggaran yang bersumber dari APBD. 

"Memang pembangunan memerlukan anggaran, namun dengan kondisi saat ini, kita harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat. Meskipun tidak maksimal, setidaknya pembagian dilakukan secara merata di sejumlah kecamatan, sehingga nanti tinggal melanjutkan lagi jika anggaran kembali normal," pungkasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, ST, menyatakan pihaknya terus berupaya mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam membangun infrastruktur yang memadai bagi masyarakat. 

"Meskipun anggaran untuk pembangunan infrastruktur telah dipotong dan minim, kami tetap berusaha untuk mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam menciptakan infrastruktur yang baik. Namun kami tidak melupakan kualitas dari pembangunan tersebut," ungkapnya.*

Terbaru
pekanbaru
Lebih 300 Ribu Warga Pekanbaru Bisa Berobat Cukup Dengan Bawa KTP
Senin, 19 Januari 2026 | 12:57:04 WIB
sportainment
Senegal Juara Piala Afrika 2025
Senin, 19 Januari 2026 | 08:16:11 WIB
rohil
Bupati Rohil Hadiri Rakornas Sinergi Pemerintahan Umum di Jakarta
Minggu, 18 Januari 2026 | 20:49:57 WIB
pekanbaru
Riau Terima 44.700 Dosis Vaksin PMK, Distribusi Dimulai 19 Januari
Minggu, 18 Januari 2026 | 20:20:15 WIB
sportainment
Jojo Kandas di Final India Open
Minggu, 18 Januari 2026 | 20:06:58 WIB
pekanbaru
Trafik JTTS Naik 16 Persen Saat Long Weekend Isra Mikraj
Minggu, 18 Januari 2026 | 18:40:27 WIB
dunia
China Ciptakan Pulau Buatan Raksasa Setelah 12 Tahun Nimbun Pasir
Minggu, 18 Januari 2026 | 13:53:54 WIB
华 闻
Lindawati Terpilih Jadi Ketua PSMTI...
Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:43:12 WIB
PSMTI Riau Akan Gelar Musprov V, Ini...
Rabu, 14 Januari 2026 | 18:26:49 WIB
Artikel Popular
1
5
politik
Komisi IV DPRD Riau Akan Panggil PUPR Bahas SILPA...
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:08:52 WIB
Pilkada Tak Langsung Jadi Ancaman Demokrasi...
Kamis, 8 Januari 2026 | 20:27:09 WIB
hukum
Didakwa Pemerasan, Ketua Ormas PETIR Tertunduk di PN...
Jumat, 16 Januari 2026 | 14:10:20 WIB