Mar 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
BBKSDA Evakuasi Beruang Madu yang Terjerat di Rimbang Baling
kampar | Senin, 10 Maret 2025 | 13:18:22 WIB
Editor : Novia | Penulis : Linda

PEKANBARU – Seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terjerat di kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang, Kabupaten Kampar. Terdapat luka parah di tubuh satwa dilindungi itu.

Penyelamatan dilakukan Tim Resort Bukit Rimbang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pada Kamie, 6 Maret 2025.

Kepala BBKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan mengatakan kejadian terungkap dari laporan pihak WWF. Berdasarkan informasi bahwa beruang tersebut terlihat terjerat oleh warga yang melintas di dekat Camp WWF.

Baca :

"Menanggapi laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi dan menemukan kondisi beruang dalam keadaan lemah," ujar Genman, Senin (10/3/2025).

Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat bekas luka pada tubuh beruang yang diduga akibat tindakan oknum masyarakat yang berusaha membunuhnya dengan tombak. Namun, pelaku tidak berhasil ditemukan di lokasi.

"Tim segera melakukan penjagaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada gangguan dari oknum yang ingin melukai satwa tersebut lebih lanjut," kata Genman.

Penjagaan berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB sambil menunggu kedatangan tim medis dari Pekanbaru yang membawa perlengkapan evakuasi dan perawatan.

Pada pukul 22.00 WIB, tim medis tiba di lokasi dan segera melakukan tindakan medis pada beruang tersebut. Setelah diberikan bius, tim melepas jerat dan melakukan perawatan terhadap beberapa luka yang ditemukan. 

"Terdapat luka akibat jeratan lama pada kaki depan kiri yang sudah punah, serta luka baru akibat tombak di beberapa bagian tubuh dan kaki kanan yang mulai membusuk," ungkap Genman.

Beruang yang teridentifikasi sebagai jantan tersebut kemudian dievakuasi menggunakan tandu dan dimasukkan ke dalam kandang besi. Tim juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada jerat lain yang terpasang.

Pukul 00.30 WIB pada 7 Maret 2025, evakuasi selesai dilaksanakan. Tim memutuskan untuk melepaskan satwa tersebut di lokasi yang lebih jauh dari pemukiman masyarakat untuk menghindari interaksi negatif dengan manusia, mengingat lokasi kejadian yang dekat dengan kebun dan pemukiman. 

"Beruang tersebut akhirnya dilepaskan ke habitatnya pada pukul 03.30 WIB, setelah kondisi fisiknya stabil dan sepenuhnya sadar dari pengaruh bius," tutur Genman.

BBKSDA Riau, tegas Genman, mengecam keras tindakan oknum yang berusaha membunuh dan menyiksa satwa yang dilindungi undang-undang. 

"Kami menegaskan kepada masyarakat agar tidak melakukan perburuan, penyiksaan, atau perusakan terhadap satwa liar, terutama yang dilindungi oleh undang-undang," tegas Genman.

BBKSDA Riau juga mengimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi untuk beradaptasi dengan keberadaan satwa liar dan turut melindungi kelestariannya. 

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak memasang jerat atau memburu satwa liar yang dilindungi demi menjaga keseimbangan ekosistem," pungkas Genman.*

 

 

Terbaru
pekanbaru
Tahun Ini, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Rp70, 4 M
Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:33:52 WIB
pekanbaru
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dimas
Jumat, 13 Maret 2026 | 12:16:11 WIB
etalase
Saksi-saksi Yehuwa Akan Gelar perayaan tahunan Perjamuan Malam Tuan
Jumat, 13 Maret 2026 | 08:31:15 WIB
hukum
3.815 Personel Gabungan Kawal Lebaran di Riau
Jumat, 13 Maret 2026 | 06:09:48 WIB
Artikel Popular
1
politik
Sah, Dikemri Terpilih Jadi Ketua BM PAN...
Rabu, 11 Maret 2026 | 05:42:56 WIB
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
hukum
3.815 Personel Gabungan Kawal Lebaran di...
Jumat, 13 Maret 2026 | 06:09:48 WIB
Ketum Ormas PETIR Divonis 6 Tahun Penjara Kasus...
Rabu, 11 Maret 2026 | 20:00:00 WIB
Nasional
Puasa Ramadan Memanusiakan...
Minggu, 8 Maret 2026 | 14:00:00 WIB