Sep 2026
09

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
BBKSDA Evakuasi Beruang Madu yang Terjerat di Rimbang Baling
kampar | Senin, 10 Maret 2025 | 13:18:22 WIB
Editor : Novia | Penulis : Linda

PEKANBARU – Seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terjerat di kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang, Kabupaten Kampar. Terdapat luka parah di tubuh satwa dilindungi itu.

Penyelamatan dilakukan Tim Resort Bukit Rimbang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pada Kamie, 6 Maret 2025.

Kepala BBKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan mengatakan kejadian terungkap dari laporan pihak WWF. Berdasarkan informasi bahwa beruang tersebut terlihat terjerat oleh warga yang melintas di dekat Camp WWF.

Baca :

"Menanggapi laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi dan menemukan kondisi beruang dalam keadaan lemah," ujar Genman, Senin (10/3/2025).

Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat bekas luka pada tubuh beruang yang diduga akibat tindakan oknum masyarakat yang berusaha membunuhnya dengan tombak. Namun, pelaku tidak berhasil ditemukan di lokasi.

"Tim segera melakukan penjagaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada gangguan dari oknum yang ingin melukai satwa tersebut lebih lanjut," kata Genman.

Penjagaan berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB sambil menunggu kedatangan tim medis dari Pekanbaru yang membawa perlengkapan evakuasi dan perawatan.

Pada pukul 22.00 WIB, tim medis tiba di lokasi dan segera melakukan tindakan medis pada beruang tersebut. Setelah diberikan bius, tim melepas jerat dan melakukan perawatan terhadap beberapa luka yang ditemukan. 

"Terdapat luka akibat jeratan lama pada kaki depan kiri yang sudah punah, serta luka baru akibat tombak di beberapa bagian tubuh dan kaki kanan yang mulai membusuk," ungkap Genman.

Beruang yang teridentifikasi sebagai jantan tersebut kemudian dievakuasi menggunakan tandu dan dimasukkan ke dalam kandang besi. Tim juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada jerat lain yang terpasang.

Pukul 00.30 WIB pada 7 Maret 2025, evakuasi selesai dilaksanakan. Tim memutuskan untuk melepaskan satwa tersebut di lokasi yang lebih jauh dari pemukiman masyarakat untuk menghindari interaksi negatif dengan manusia, mengingat lokasi kejadian yang dekat dengan kebun dan pemukiman. 

"Beruang tersebut akhirnya dilepaskan ke habitatnya pada pukul 03.30 WIB, setelah kondisi fisiknya stabil dan sepenuhnya sadar dari pengaruh bius," tutur Genman.

BBKSDA Riau, tegas Genman, mengecam keras tindakan oknum yang berusaha membunuh dan menyiksa satwa yang dilindungi undang-undang. 

"Kami menegaskan kepada masyarakat agar tidak melakukan perburuan, penyiksaan, atau perusakan terhadap satwa liar, terutama yang dilindungi oleh undang-undang," tegas Genman.

BBKSDA Riau juga mengimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi untuk beradaptasi dengan keberadaan satwa liar dan turut melindungi kelestariannya. 

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak memasang jerat atau memburu satwa liar yang dilindungi demi menjaga keseimbangan ekosistem," pungkas Genman.*

 

 

Terbaru
sportainment
Real Madrid dan Man City Menang, Ini Hasil Lengkap Liga Champions Tadi Malam
Rabu, 9 September 2026 | 08:32:31 WIB
dumai
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemko Dumai Perkuat Arah Pembangunan
Rabu, 9 September 2026 | 06:07:06 WIB
dumai
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026
Selasa, 8 September 2026 | 21:18:27 WIB
pekanbaru
ISPA di Riau Tembus 10.783 Kasus
Selasa, 8 September 2026 | 17:14:54 WIB
pekanbaru
Kualitas Udara Pekanbaru Belum Membaik
Selasa, 8 September 2026 | 14:42:03 WIB
pekanbaru
Hari Ini, Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Riau
Selasa, 8 September 2026 | 08:33:10 WIB
inhu
Tekan Karhutla, Polres Inhu Luncurkan Program Toa Karhutla
Senin, 7 September 2026 | 22:04:36 WIB
华 闻
Pengurus IKTS Hadiri Mubes Permaskab Meranti...
Senin, 7 September 2026 | 20:05:36 WIB
Artikel Popular
1
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level...
Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB
Tokoh-tokoh Dunia Bahas Dampak Teknologi...
Sabtu, 5 September 2026 | 21:26:11 WIB