|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

KEPULAUAN MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar meresmikan pelayaran perdana Kapal Roll On Roll Off (RoRo) KMP Tirus Meranti, Selasa (22/4). Rutenya, Alai-Insit menuju Kampung Balak dan selanjutnya ke Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Mengkapan, Kabupaten Siak Sri Indrapura.
Kehadiran kapal ini diharapkan konektivitas antara daratan Sumatera menuju Kabupaten Kepulauan Meranti kian terhubung lebih erat.
Hadir pada acara peresmian tersebut, Forkopimda Kepulauan Meranti, Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo dan beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
Tak hanya melayani lintasan Tanjung Buton, KMP Tirus Meranti juga tetap akan berlayar ke Dumai, memperluas jangkauan dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Semua pihak berharap KMP Tirus Meranti akan menjadi jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik.
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar mengatakan, ini tonggak sejarah baru. Dengan terbukanya lintasan ini, konektivitas Meranti menuju daratan Sumatera menjadi lebih mudah dan cepat. Ini akan memperlancar arus barang, orang, dan membuka pintu kemajuan ekonomi masyarakat.
"Pelayaran ini menjadi lompatan besar. Jika sebelumnya perjalanan menuju Sungai Selari membutuhkan waktu delapan jam, kini hanya empat jam menuju Mengkapan—dengan tarif yang lebih murah dan terjangkau," ucap Bupati.
Atas nama Pemkab Kepulauan Meranti, Asmar menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II Riau, Pemerintah Provinsi Riau, serta PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam yang telah mewujudkan harapan ini menjadi kenyataan.
“Ini bukan akhir. Ini justru permulaan. Kita terus bergerak, menjahit konektivitas antarpulau, mempermudah akses dan menggerakkan ekonomi demi Meranti yang lebih maju dan sejahtera,” tukasnya.
GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam diwakili Supervisi Dumai Harianto dalam sambutannya mengatakan bahwa pembukaan lintasan ini adalah ikhtiar untuk menjaga nadi ekonomi masyarakat agar tetap berdetak.
"Pembukaan lintasan ini kembali sangat penting agar tidak terputus akses ekonomi masyarakat di Kepulauan Meranti. Semoga Tirus tidak hanya berhenti di Buton, tapi juga bisa menjelajah hingga ke Batam dan wilayah Kepri lainnya dan kita harapkan dukungan itu dimana Bupati dan DPRD dapat mengekspos ini ke kementerian perhubungan," ujarnya.
Bukan hanya menjadi penghubung antar pulau, kapal ini juga membawa cita-cita besar dari para pengelola transportasi. Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Riau, diwakilkan Wasatpel Pelabuhan Roro Mengkapan Syaifudin Ajie Panatagama menyebut pembukaan lintasan ini sebagai tonggak awal pertumbuhan ekonomi Kepulauan Meranti.
“Sebagai daerah kepulauan, kekuatan kita ada pada transportasi air. Ini bukan hanya tentang pelabuhan dan kapal, ini tentang membuka jalan bagi kesejahteraan warga,” katanya.*