Mar 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Kapolda Riau Gaungkan Pemolisian Ramah Lingkungan di Jambore Karhutla
siak | Sabtu, 26 April 2025 | 14:13:52 WIB
Editor : Novia | Penulis : Linda

SIAK – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjadi pembicara dalam kegiatan Jambore Karhutla 2025 yang digelar di Taman Hutan Raya (Tahura) Minas Jaya, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (26/4/2025). 

Di hadapan para Pramuka, peserta Jambore Karhutla 2025, Irjen Herry mengenalkan konsep Green Policing atau pemolisian hijau. Ia menjelaskan, Green Policing adalah pendekatan pemolisian berbasis lingkungan hidup. 

Konsep ini lahir dari kesadaran akan krisis lingkungan, perubahan iklim, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta masalah sosial yang berkaitan dengan ekonomi dan ekologi, yang membutuhkan respons adaptif dari institusi kepolisian.

Baca :

“Pendekatan ini menegaskan bahwa tugas polisi tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap sumber daya alam dan lingkungan hidup sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ujar Irjen Herry.

Dia melalui pendekatan ini, dapat terjalin sinergi antara kepolisian dan generasi muda untuk menjaga kelestarian lingkungan di Riau, terutama dari ancaman karhutla, dengan dukungan teknologi dan kesadaran akan tantangan global.

 Irjen Herry memaparkan pentingnya pemolisian dalam upaya pencegahan karhutla. Ia memandang peserta jambore sebagai mitra strategis, khususnya sebagai generasi penerus yang memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan.

“Pemolisian adalah upaya mengedepankan pencegahan. Kita perlu berkolaborasi dengan masyarakat, termasuk adik-adik pramuka, komunitas, dan elemen lainnya, untuk bersama-sama menghadapi berbagai bentuk kejahatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Herry juga menekankan pentingnya kesadaran lingkungan serta penggunaan teknologi secara bijak. Ia menyoroti bagaimana perkembangan kecerdasan buatan (AI) membawa dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan masyarakat.

“Mau tidak mau, kita harus memahami keamanan global dan kebijakan lingkungan,” tegas mantan Dirsidik Densus Anti Teror Polri.

Irjen Herry mengingatkan, tugas utama kepolisian mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), perlindungan, pelayanan, serta pengayoman masyarakat. Menurutnya, penegakan hukum adalah langkah terakhir setelah upaya pencegahan dan kerja sama sosial dilakukan.

Tidak lupa, Irjen Herry mengingatkan peserta jambore untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengapresiasi semangat peserta dalam membagikan kegiatan positif, namun mengingatkan bahwa setiap unggahan meninggalkan jejak digital.

“Hati-hati dalam mengunggah foto. Sekali unggah, jejak digital akan tersimpan seumur hidup,” pesannya.

Tak lupa, ia juga mengajak para peserta menjadikan polisi sebagai sahabat yang terbuka terhadap kritik dan siap bekerja sama. Sebagai penutup, ia mengingatkan agar peserta tidak meninggalkan sampah di lokasi perkemahan.*

 

 

Terbaru
pekanbaru
Tahun Ini, Baznas Riau Optimis Kumpulkan Rp70, 4 M
Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:33:52 WIB
pekanbaru
ASN Pekanbaru Dilarang Mudik Pakai Mobil Dimas
Jumat, 13 Maret 2026 | 12:16:11 WIB
etalase
Saksi-saksi Yehuwa Akan Gelar perayaan tahunan Perjamuan Malam Tuan
Jumat, 13 Maret 2026 | 08:31:15 WIB
hukum
3.815 Personel Gabungan Kawal Lebaran di Riau
Jumat, 13 Maret 2026 | 06:09:48 WIB
Artikel Popular
1
politik
Sah, Dikemri Terpilih Jadi Ketua BM PAN...
Rabu, 11 Maret 2026 | 05:42:56 WIB
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
hukum
3.815 Personel Gabungan Kawal Lebaran di...
Jumat, 13 Maret 2026 | 06:09:48 WIB
Ketum Ormas PETIR Divonis 6 Tahun Penjara Kasus...
Rabu, 11 Maret 2026 | 20:00:00 WIB
Nasional
Puasa Ramadan Memanusiakan...
Minggu, 8 Maret 2026 | 14:00:00 WIB