Mar 2026
06

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Perkuat Efisiensi dan Transisi Energi, Tenaga Ahli Menteri ESDM Apresiasi Langkah Kilang Dumai
etalase | Rabu, 30 April 2025 | 20:58:56 WIB
Editor : veliyati | Penulis : rls/vivi
General Manager PT KPI RU II Dumai, Iwan Kurniawan, menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satya Hangga Yudha Widya Putra, Senin (28/4/25). (ist)

DUMAI - PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit II Dumai (Kilang Dumai) menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satya Hangga Yudha Widya Putra,  Senin (28/4/25). 

Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya efisiensi dan transisi energi yang tengah dijalankan oleh Kilang Dumai sebagai bagian dari strategi nasional mewujudkan ketahanan energi dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam kunjungannya, Satya Hangga Yudha menyoroti pentingnya peningkatan efisiensi, produktivitas, serta optimalisasi pengolahan bahan baku dalam negeri di setiap refinery unit. Menurutnya, langkah-langkah tersebut akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Baca :

“Peran refinery unit sangat penting. Bila kita mampu mengolah bahan baku di dalam negeri, maka akan tercipta nilai tambah dan daya saing—baik untuk ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja. Ke depan, kita perlu mendorong perluasan kapasitas dan efisiensi kilang,” ujarnya, dalam sesi diskusi di Main Office Kilang Dumai.

Hangga juga mengapresiasi inovasi keberlanjutan Kilang Dumai melalui program Optimasi Gas Engine Generator (GEG) di area Utilities, yang berhasil mereduksi emisi karbon sebesar 22,42 ribu ton COâ‚‚e pada tahun 2024. Inovasi ini dianggap sejalan dengan target dekarbonisasi yang dicanangkan pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Sebagai bagian dari Subholding Refining & Petrochemical PT KPI, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Kilang Dumai terus bertransformasi menjadi green refinery dengan kapasitas produksi mencapai 170 ribu barel per hari (MBSD), yang memasok lebih dari 16% kebutuhan energi nasional.

Untuk menjaga keandalan operasional, Kilang Dumai telah menjalankan program cost optimization secara menyeluruh dan terus mendorong inovasi melalui Fungsi Engineering and Development serta Forum Continuous Improvement Program (CIP). Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga rantai pasok energi nasional serta menjalankan operasional yang efisien dan berkelanjutan.

General Manager PT KPI RU II Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa Kilang Dumai tetap beroperasi secara andal dengan mengolah crude oil dari berbagai sumber, termasuk dari Pertamina Hulu Rokan (PHR).

“Hingga saat ini, baik Kilang Dumai maupun Kilang Sungai Pakning beroperasi optimal sesuai amanah dari Kementerian ESDM. Crude dari PHR telah kami olah melalui jalur pipa, dan sebelumnya juga pernah mengolah crude dari Banyu Urip,” jelas Iwan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Kilang Dumai, Agustiawan, menambahkan bahwa setelah keberhasilan program GEG, Kilang Dumai kini tengah mengembangkan inovasi Flare to Power (FTP)—sebuah upaya konversi gas buang menjadi energi listrik dan uap (steam) untuk menekan emisi sekaligus efisiensi biaya operasional.

“Inovasi FTP ini tidak hanya akan menghasilkan listrik, tetapi juga diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 9,18 ribu ton COâ‚‚e per tahun,” ungkapnya.

Satya Hangga menegaskan komitmen Kementerian ESDM untuk terus mendukung seluruh refinery unit di bawah pengelolaan PT KPI. Ia berharap kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor energi dapat mempercepat transformasi menuju sistem energi nasional yang tangguh dan berdaya saing global.

“Fokus kami adalah membangun sinergi yang mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas setiap kilang,” pungkasnya.

Melalui inovasi-inovasi keberlanjutan tersebut, PT KPI Kilang Dumai terus menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip ESG dan tata kelola perusahaan yang baik, sebagai bagian dari perjalanan menuju Net Zero Emission 2060. **

Terbaru
Artikel Popular
1
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Nasional
Pemerintah Imbau Jemaah Indonesia Tunda...
Senin, 2 Maret 2026 | 08:12:35 WIB
BPDP Dukung Program Biodiesel Sebagai Ketahan...
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09:20 WIB