|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU-Kampriwoto ditetapkan sebagai Ketua Umum Persatuan Masyarakat Jawa Timur (Permasa Jatim) masa bakti 2025-2030. Tokok Masyarakat Riau beretnis Jawa ini terpilih secara aklamasi dalam Mubes Permasa Jatim yang dilaksanakan di Pendopo Amarta Puri Jalan Sukarno Hatta Kav 69 Kel. Sidomulyo Timur Kec. Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Selasa malam (6/5/2025). Pada kesempatan itu Ketua Umum terpilih juga menunjuk Widodo sebagai Sekretaris Jenderal DPP Permasa Jatim 2025-2030.
Ketua Umum Terpilih, Kampriwoto dalam sambutannya saat penutupan Mubes Permasa Jatim menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya untuk kembali memimpin DPP Permasa Jatim periode 2025-2030. "Mari kita bergandengan tangan, rapatkan barisan dan tetap jaga seduluran agar kiprah Permasa Jatim dapat dirasakan oleh seluruh anggota," katanya.
Lebih lanjut dikatakan, kesempatan pertama dia membentuk tim formatur untuk membantu menyusun nomenklatur dan juga mengisi pos-pos pada struktur organisasi agar roda organisasi dapat segera berjalan. "Saya meminta Saudara Widodo untuk membantu dan mendampingi saya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Permasa Jatim masa bakti 2025-2030. Sesuai keputusan mubes maka untuk pos-pos lain akan kami susun dan kami umumkan selambat-lambatnya satu bulan setelah Mubes ini," katanya.
Sebelumnya pada Agenda Pleno Tiga, Mubes memberikan kewenangan kepada Ketua Umum masa bakti 2025-2030 untuk membentuk Panitia Kerja (Team Ad Hoc) penyusunan draft Anggaran Rumah Tangga dan mengesahkannya selambat-lambatnya 90 hari dari tanggal mubes. Ketua Umum terpilih juga diberi kewenangan menetapkan truktur organisasi sesuai kebutuhan organisasi.
Secara umum Mobes Permasa Jatim berjalan lancar dan sukses. Meski diwarnai perdebatan cerdas, Mubes yang diikuti ratusan peserta baik luring maupun daring yang bertemakan "Satukan Langkah menjaga tuah untuk Permasa Jatim yang Bermarwah” itu berjalan lancer.
Ketua Dewan Pengawas Permasa Jatim, Amma Kusbani dalam laporannya saat pembukaan acara menyampaikan, bahwa kepengurusan DPP Permasa Jatim masa bakti 2020-2025 telah berakhir pada 6 Maret 2025. Dengan berakhirnya kepengurusan DPP Permasa Jatim dinyatakan demisioner, sehingga sesuai dengan Anggaran Dasar perkumpulan perlu dilaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) sebagai forum pengambil keputusan tertinggi dalam organisasi.
“Mubes kali ini memang kita laksanakan secara sederhana dengan tetap mengedepankan rasa persaudaraan, tetapi keputusan yang kita ambil akan memberi dampak terhadap keberlanjutan dan kejayaan Permasa Jatim ke depan. Alhamdulillah dalam kesempatan mubes ini juga dihadiri oleh Dewan Pendiri, Dewan Pengawas, Dewan Pimpinan Pusat dan anggota Permasa Jatim yang masih peduli terhadap eksistensi dan kiprah Permasa Jatim di masa mendatang” ucap Amma Kusbani selaku Ketua Dewan Pengawas yang juga sebagai Ketua Pengarah (SC) Mubes.
Ketua Panitia Pelaksana (OC) Widodo menyampaikan dalam laporannya, bahwa Mubes dilaksanakan selama atu hari dan diagendakan malam hari agar tidak mengganggu aktivitas peserta Mubes. Sesuai dengan arahan dari Panitia Pengarah (SC) untuk mengakomodir perserta yang tidak bisa hadir secara fisik juga disiapkan media daring (link zoom). Semoga dengan fasilitas yang ada, walaupun belum sempurna dapat membantu kelancaran acara Mubes.
Sementara Kampriwoto Inisiator dan Pendiri Permasa Jatim dalam sambutannya menyampaikan Musyawarah besar merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan di Perkumpulan Masyarakat Jawa Timur Provinsi Riau. Mubes juga menentukan arah gerak perkumpulan menuju visi-misi yang telah disepakati. "Kedepankan musyawarah mufakat dalam setiap penggambilan keputusan, kesampingkan ego dan mari bergandengan tangan demi kemajuan Permasa Jatim yang kita cintai.Lima tahun pertama kita fokus membangun silaturahmi antara warga Riau asal Jawa Timur dan menjadikan Permasa Jatim sebagai “Rumah Besar” tempat bernaung bagi kita semua," katanya..
Sidang dibuka oleh Amma Kusbani selaku pimpinan sidang sementara, selanjutnya setelah peserta sidang memilih 3 orang pimpinan sidang, yaitu Kampriwoto, Widodo dan Sunaryo, sidang dilanjutkan dengan agenda pertama pembahasan tata tertib sidang. Setelah melalui perdebatan ada adu argumentasi akhirnya draft Tata Tertib disetujui oleh seluruh peserta sidang.
Agenda kedua sidang pleno adalah laporan pertanggungjawaban ketua umum masa bakti 2020-2025 secara bulat menerima laporan pertanggungjawaban Ketua Umum DPP Permasa Jatim masa bakti 2020-2025. Pada agenda ketiga sidang pleno terkait dengan pengesahan Anggaran Rumah Tangga Perkumpulan Masyarakat Jawa Timur Provinsi Riau, sidang memutuskan memberikan kewenangan kepada Ketua Umum masa bakti 2025-2030 untuk membentuk Panitia Kerja (Team Ad Hoc) penyusunan draft Anggaran Rumah Tangga dan mengesahkannya selambat-lambatnya 90 hari dari tanggal mubes.
Pada Pleno ke empat dengan Agenda Pemilihan Ketua Umum Pimpinan Sidang menawarkan kepada Peserta Mubes tentang Mekanisme Pemilihan Ketua. “Alhamdulillah sampai kita pada agenda ke 4 yang sama-sama kita tunggu-tunggu, yakni pemilihan Ketua Umum kata Widodo selaku pimpinan sidang. Setelah kita mendengarkan syarat calon ketua umum yang sudah kita sepakati dan juga pandangan dari peserta rapat, bahwa kita sepakat pemilihan ketua umum kita laksanakan secara musyawarah mufakat (setuju….. serempak peserta menjawab). Apakah secara aklamasi Bapak Kampriwoto kita pilih untuk menjadi ketua umum DPP Permasa Jatim masa bakti 2025-2030 dapat disetujui? (Setuju…. Lanjutkan…. Sambut peserta rapat). Dan Kamriwotopun ditetapkan ebagai Ketua Terpilih..
Rangkaian kegiatan Musyawarah Besar Permasa Jatim ditutup oleh Ketua Pengarah (SC) Amma Kusbani menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada panitia, pendiri, pengurus dan anggota Permasa Jatim serta seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir." Selamat bekerja Ketum, Sekjen dan jajarannya “Bersama Kita Raih Kejayaan Permasa Jatim. Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu terlaksananya Musyawarah Besar Permasa Jatim," pungkasnya**.