Feb 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
5 Tahanan Polres Kampar Diburu, Wakapolda: Jangam Sampai Dijemput Paksa
hukum | Kamis, 15 Mei 2025 | 23:04:11 WIB
Editor : Novia | Penulis : Linda
Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo

PEKANBARU - Upaya kepolisian dalam memburu 11 tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Kepolisian Resor (Polres) Kampar membuahkan hasil. Enam orang tahanan berhasil  ditangkap dan lima orang masih diburu.

Dua orang tahanan ditangkap pada Rabu (14/5/2025) malam di Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, yakni Feri Rahmadi, tersangka kasus narkoba dan dan Okta Epandri, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Keduanya dihadiahi timah panas karena berusaha kabur saat ditangkap.

Pencarian terus dilakukan, empat tahanan kembali ditangkap pada Kamis (15/5/2025). Mereka adalah Otrianus yang merupakan tersangka kasus curat serta Ahma Zahri Ginting dan Romi Mahardika  yang ditahan karena kasus narkotika. Ketiga tahanan ini diamankan di Desa Tambang, Kecamatan Tambang.

Baca :

Penangkapan juga dilakukan pada Rohman alias Uuk bin Taufik, tersangka kasus narkotika. "Total  sudah enam orang ditangkap oleh Tim Khusus yang dipimpin Wakapolda Riau dan Polres Kampar," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom  Karibianto.

Terpisah, Wakapolda Riau, Brigjen Adrianto Jossy Kusumo mengeluarkan pernyataan tegas menyikapi kaburnya 11 tahanan dari Rutan Polres Kampar. Ia memberi peringatan kepada lima  tahanan yang masih kabur untuk menyerahkan diri atau terus diburu.

“Kami beri peringatan keras kepada lima tahanan yang masih melarikan diri, segera menyerahkan diri. Jangan tunggu sampai kami datang menjemput paksa. Polda Riau akan memburu tanpa henti, di mana pun kalian bersembunyi,” tegasnya.

Brigjen Jossy menekankan, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dalam pengejaran ini, dengan melibatkan tim gabungan dari Polda Riau dan Polres Kampar. Tak hanya kepada para tahanan, ia  juga mengingatkan keras pihak-pihak yang membantu pelarian atau menyembunyikan para buronan.

“Siapa pun yang terbukti membantu, melindungi, atau menghalangi proses penegakan hukum, akan kami proses pidana. Tidak ada kompromi terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu upaya kepolisian,” tegasnya.

Meski situasi ini menimbulkan perhatian publik, Brigjen Jossy memastikan kondisi keamanan di  wilayah hukum Polda Riau tetap terkendali. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, serta memberi tahu aparat kepolisian jika mengetahui keberadaan tahanan yang masih kabur.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Jika ada informasi tentang keberadaan  para tahanan yang masih buron, segera laporkan. Keamanan masyarakat adalah prioritas kami, dan identitas pelapor akan kami lindungi sepenuhnya,” ujarnya.

Kini, tim masih terus bergerak di lapangan. Upaya pencarian dan pengejaran lima tahanan lainnya. Pengejaran dilakukan secara intensif dan terkoordinasi di seluruh wilayah hukum Polda Riau.

 

Pelarian Sudah Lama Direncanakan 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan menjelaskan, para tahanan kabur dengan cara membobol ventilasi sel tahanan Polres Kampar. Aksi  itu telah direncanakan sudah sejak lama.

"Mereka sudah lama merencanakan aksi sejak lama. Tapi untuk dua tersangka yang ditangkap, baru  dua minggu ditahan, dan tak ikut merencanakan," jelas Kombes Asep.

Para tahanan yang kabur berada dalam satu sel. Mereka kabur pada Rabu (14/5) dini hari sekitar  pukul 01.00 WIB. Kajadian itu baru diketahui sekitar pukul 02.05 WIB.

 

12 Personel Polres Kampar Diperiksa Propam

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau memeriksa 12 personel Polres Kampar,  pasca kaburnya 11 tahanam dari sel di Mapolres setempat. "Baru 12 orang (diperiksa)," ujar Kepala  Bidang Propam Polda Riau, Kombes Pol Edwin L Sengka.

Edwin  mengatakan, saat ini proses penyelidikan terkait kaburnya tahanan nasih berlanjut. "Masih  dalam penyelidikan," ucap Edwin.

Kapolres Kampar AKBP Mirhadi Mirwan diduga ikut diperiksa. Namun Sengka belum mau membeberkan siapa saja 12 personel tersebut. "Kita fokus tangkap (tahanan kabutr) dulu, semua yang piket malam akan kita periksa," tutur Edwin. *

Terbaru
华 闻
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Mulai Bersihkan...
Rabu, 11 Februari 2026 | 15:55:56 WIB
PSMTI Riau Bagikan Ratusan Paket...
Minggu, 8 Februari 2026 | 13:31:57 WIB
Artikel Popular
1
3
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka Bentrok Berdarah di...
Selasa, 10 Februari 2026 | 21:39:50 WIB