|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau berduka atas meninggalnya Brigadir Dedi Handoko, personel Polres Dumai. Brigadir Dedi gugur saat mengikuti latihan Tim RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkis) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau.
Brigadir Dedi wafat di Rumah Sakit Aulia Pekanbaru pada Kamis (22/5/2025) pukul 11.00 WIB. Sebelumnya, almarhum mengalami gangguan kesehatan dan telah mendapat penanganan medis intensif.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau, Komisaris Besar (Kombes) Anom Karibianto menjelaskan bahwa Brigadir Dedi dalam kondisi sehat ketika mengikuti pelatihan yang dimulai sejak 18 Mei.
"Namun, almarhum mengeluh sakit sejak Rabu dini hari dan langsung ditangani tim medis SPN secara berjenjang," kata Kombes Anom.
Meski sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, kondisi almarhum tiba-tiba menurun pada Kamis pagi dan harus dirujuk ke rumah sakit. Setelah menjalani perawatan intensif, Brigadir Dedi dinyatakan meninggal dunia.
"Almarhum menunjukkan semangat tinggi dalam latihan, sebagai bentuk pengabdian untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam satuan anti-premanisme Tim RAGA," ujar Kombes Anom.
Kapolda Riau, Inspektur Jenderal (Irjen) Herry Heryawan bersama pejabat utama Polda turut melayat ke rumah duka di Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Kapolda juga mengikuti salat jenazah dan mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Sumbersari, Pekanbaru.
"Kami kehilangan salah satu Bhayangkara terbaik. Almarhum dikenal sebagai sosok yang tekun, berdedikasi, dan bersemangat dalam tugas. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan," ungkap Irjen Herry.
Polda Riau memastikan seluruh hak almarhum akan diberikan kepada keluarga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.*