|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigadir Jenderal Polisi Jossy Kusumo, memimpin upacara penutupan pelatihan Tim Rabu Anti Geng dan Anarkisme (RAGA) gelombang kedua tahun 2025.
Acara digelar di Lapangan Upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Sabtu (31/5/2025) petang. Turut hadir oleh sejumlah pejabat utama Polda Riau serta para kapolres.
Dalam amanatnya, Brigjen Jossy menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pelatihan atas komitmen dan dedikasi yang ditunjukkan selama mengikuti pelatihan intensif.
Ia menegaskan bahwa pembentukan Tim RAGA merupakan langkah strategis dari Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan, dalam memberantas premanisme, geng motor, dan tindak anarkisme di wilayah Provinsi Riau.
“Saya bangga kepada saudara-saudara sekalian. Terima kasih atas komitmen dan kesiapan rekan-rekan sebagai garda terdepan. Kalian adalah kebanggaan Polda Riau,” ujar Brigjen Jossy
Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam penerapan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan, serta perlunya evaluasi secara berkala dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Bekerjalah dengan ikhlas. Semoga lelah kita menjadi berkah,” tambahnya.
Upacara ditutup dengan penampilan keterampilan lapangan oleh Tim RAGA sebagai bentuk demonstrasi hasil pelatihan. Atraksi tersebut menampilkan teknik pengendalian massa, pembubaran aksi kekerasan, serta penindakan terhadap potensi anarkisme di masyarakat
Dengan mengusung semangat Responsif, Aktif, Gesit, dan Adil, Tim RAGA diharapkan menjadi satuan elit terdepan dalam menanggulangi berbagai gangguan kamtibmas, khususnya premanisme, geng kekerasan, dan tindakan anarkis di wilayah hukum Polda Riau.*