|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

RENGAT - Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto dan Wakil Bupati Hendrizal menemui keluarga korban perundungan (KB), Minggu (1/6/25) malam. Hadir Kapolres, Ketua DPRD, FKUB dan beberapa pihak terkait.
Kunjungan merespon kasus perundungan yang menimpa Siswa SDN 012 Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, berakibat meninggalnya korban yang masih dibawah umur pada 26 Mei lalu.
Bupati Ade menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus permintaan maaf, karena baru mengunjungi rumah duka.
"Atas nama pribadi dan pemerintah saya sampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas berpulang ananda (KB), tentunya menjadi duka yang mendalam bagi Kabupaten Inhu," ucapnya
Menilik pada kasus bullying itu, Bupati Ade bersama Polres Inhu akan berupaya mengawal seluruh proses penyelidikan, juga pendampingan bagi keluarga korban.
Namun, mengingat kasus ini melibatkan korban dan para perundung yang merupakan anak dibawah umur, Bupati Ade menyerahkan seluruh prosedur penyelidikan dan meminta pihak kepolisian untuk berhati-hati dalam menangani perkara.
Bupati Ade meminta kepada media dan masyarakat untuk menunggu informasi resmi hasil penyelidikan dari pihak berwajib, sehingga masyarakat tidak tergiring oleh opini lain.
"Kasus ini tentu menjadi perhatian dan pelajaran bagi kami, sebagai pemimpin, sebagai tenaga pendidik, dan sebagai orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak. Kita akan mengambil langkah selanjutnya setelah selesai proses penyelidikan dari pihak kepolisian," tegas Ade.
Melalui Kadisdik, Bupati Ade akan melakukan evaluasi terhadap tenaga pendidik dan menegaskan setiap sekolah gencar mengkampanyekan Cegah bullying diseluruh bangku pendidikan.*