|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Tujuh tatung dan ratusan warga Tionghoa mengikuti ritual Ho Kuan/pintu harimau di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Giok Ong Tian Co kompleks Jundul Lama Blok K No 42 Pekanbaru, Selasa (1/7/2025). Ritual untuk menghilangkan energi negatif dalam tubuh dan sekitar TITD Giok Ong Tian Co.
Ritual dipimpin Suhu TITD Giok Ong Tian Co bersama beberapa orang terpilih untuk menjadi perantara masuknya dewa. Tatung berasal dari Jakarta, Pekanbaru dan Jambi. Mereka menggunakan berbagai atribut dewa didominasi warna kuning dan merah. Membawa berbagai perlengkapan, seperti kipas dan bendera. Terdapat juga tatung yang membawa senjata berupa pedang dan golok.
Satu persatu umat melangkan atau keluar dari 'mulut harimau' berdasarkan zodiak. Dimana mulut harimau dibuat dengan bambu dan kertas yang dicat kuning dan digambar kepala harimau. Dibelakang suhu dan tatung terdapat ratusan umat yang mengikuti sambil memegang dupa serta memanjatkan doa berharap kesehatan dan kemakmuran. Merubah nasib lebih baik serta dijauhkan dari nasib buruk.

Setelah selesai, gerbang bermotif harimau langsung dihancurkan oleh tatung dengan senjatanya.
"Ritual memakan waktu sekitar dua jam. Tujuanya apabila bintang gelap pada seseorang ketahuan diharapkan menjadi lebih terang. Misalnya mereka yang sering sakit dan tak enak badan," kata Ketua Perayaan HUT TITD Giok Ong Tian Co, Nata Hedy Nyo kepada wartawan.
"Ritual Ho Kuan /pintu harimau dilaksanakan setiap tahun bersamaan dengan HUT TITD Giok Ong Tian Co yang jatuh pada tanggal 7 bulan 6 kalender Imlek. Bertujuan untuk menghilangkan energi negatif dalam tubuh," ujarnya.
Dalam ritual, lanjutnya, para tatung juga mengobati orang. Bahkan banyak umat yang datang untuk berobat. Ritual juga meghilangkan energi negetif di sekitar TITD Giok Ong Tian Co. Para tatung menerawang energi negatif di sekitar tempat tersebut.
Ritual ditutup dengan bakar kinchou terbuat dari bambu. Kemudian ditempel gambar dewa maupun lukisan.Bakar kinchou merupakan persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan di lanjut dengan acara kho kun atau cong sen.
Pada kesempatan tersebut, Nata menambahkan, HUT TITD Giok Ong Tian Co ke-7 menghadirkan juga pengobatan spiritual untuk umum. Rukiyah metode dzikir Ki Maung Boedas Ismail dari Banten, Suhu Awen Jambi dan suhu Robin Lim dari Bungo.*