Feb 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
TPID Lewat PT RPB Perkuat Gerakan Pasar Murah di Seluruh Riau
etalase | Minggu, 14 September 2025 | 15:20:14 WIB
Editor : Linda | Penulis : Rivo Wijaya

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat strategi pengendalian harga kebutuhan pokok melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Fokus utama diarahkan pada komoditas strategis seperti cabai merah yang kerap menjadi penyumbang inflasi.

Langkah ini dijalankan bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan, PT Riau Pangan Bertuah (RPB), dengan menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah Riau.

Direktur PT RPB, Ade Putra Daulay, M.Si, menyebut hingga pertengahan September 2025, pihaknya telah menggelar 145 kali pasar murah, dengan sebaran terbanyak di Kota Pekanbaru.

Baca :

"Target kami hingga akhir tahun mencapai 300 kali kegiatan pasar murah di seluruh Riau," ungkap Ade, Minggu (14/9/2025) di Wareh Coffe, Arifin Achmad, Pekanbaru. 

Dalam pasar murah ini, kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, cabai rawit, hingga cabai merah dijual lebih rendah dari harga pasar.

Sebagai contoh, harga cabai merah di pasaran bisa tembus Rp80 ribu/kg, sementara di pasar murah hanya Rp50 ribu/kg. "Ini bentuk ikhtiar kami memberikan alternatif belanja bagi masyarakat sekaligus menekan lonjakan harga," jelas Ade yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Petani Riau (Pemuri).

Untuk menjaga ketersediaan stok, PT RPB menggandeng berbagai pihak, mulai dari Bulog untuk beras SPHP hingga pemasok lokal dari Tembilahan, Siak, dan Sumatera Barat.

$Yang membedakan pasar murah kami adalah seluruh komoditas pokok tersedia di satu tempat. Jadi masyarakat tidak perlu belanja ke banyak lokasi," tambah Ade.

Meski berjalan lancar, tantangan tetap ada, terutama soal logistik di daerah terpencil seperti Kepulauan Meranti. "Ongkos bongkar muat dan jarak tempuh cukup berat, tapi tidak menyurutkan semangat kami," ujarnya.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menekankan agar pasar murah tidak hanya berfokus di kota besar. Ia meminta kegiatan ini digelar rutin hingga ke wilayah pelosok.

"Bapak Gubernur ingin pasar murah bisa digelar setiap hari. Tujuannya agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, termasuk di daerah terpencil," terang Ade.

Selain pasar keliling, PT RPB juga menghadirkan Toko Pengendalian Inflasi Pangan (TOPAN) di Jalan Melati, Pekanbaru. Toko ini resmi beroperasi sejak Juli 2025.

"Konsepnya harga kaki lima, pelayanan bintang lima. Respon masyarakat sangat positif, bahkan sudah mulai ada pelanggan tetap," kata Ade.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, Pemprov Riau melalui TPID dan PT RPB optimistis mampu menjaga inflasi tetap terkendali. Terlebih, menjelang akhir tahun yang biasanya diwarnai lonjakan harga pangan.(

Terbaru
华 闻
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Mulai Bersihkan...
Rabu, 11 Februari 2026 | 15:55:56 WIB
PSMTI Riau Bagikan Ratusan Paket...
Minggu, 8 Februari 2026 | 13:31:57 WIB
Artikel Popular
1
3
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka Bentrok Berdarah di...
Selasa, 10 Februari 2026 | 21:39:50 WIB