|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Literasi Digital dalam Implementasi Kebijakan Media Massa yang Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri (BEJO’S) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.
Kegiatan ini digelar di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, di bawah arahan Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, melalui Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi.
Rakor ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur negara dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai BEJO’S di tengah kompleksitas ekosistem digital. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana koordinasi lintas institusi untuk membangun ruang digital yang aman, informatif, dan mendukung ketahanan informasi nasional.
Dalam sambutan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsekal Muda Eko D. Indarto yang disampaikan oleh Asisten Deputi Koordinasi Media Komunikasi dan Informasi, Alpen, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya peran strategis ASN, TNI, dan Polri di era digital
“Setiap tindakan dan komunikasi kita di media sosial dapat membentuk persepsi publik. Karena itu, ASN, TNI, dan Polri harus menjadi teladan dalam berkomunikasi digital yang bertanggung jawab dan berintegritas,” ujar Alpen.
Alpen menyoroti maraknya disinformasi, provokasi digital, hingga pola infodemic yang berpotensi melemahkan ketahanan informasi nasional. Tantangan ini mendorong pentingnya literasi digital yang kuat dan konsisten bagi aparatur negara.
Melalui rakor ini, Kemenko Polkam bekerja sama dengan pemerintah daerah, Kemenkomdigi, dan mitra strategis untuk memperkuat komitmen meningkatkan literasi digital ASN, TNI, dan Polri.
Langkah-langkah yang diupayakan meliputi verifikasi dan respons terhadap informasi, penyusunan pedoman berbasis nilai BEJO’S yang seragam, pembangunan mekanisme respons cepat terhadap hoaks dan narasi negatif, serta mendorong aparatur negara menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi berkualitas dan narasi kebangsaan yang positif.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, TNI, Polri, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Riau. Rakor ini diharapkan menghasilkan langkah konkret dan rekomendasi yang memperkuat ketahanan informasi serta meningkatkan profesionalitas aparatur negara dalam menghadapi dinamika ruang digital.*