Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : dumai
Kabut Asap Makin Pekat, Siswa SD di Dumai Diliburkan
Editor : wisly | Penulis: Bambang
Selasa , 10 September 2019
ilustrasi

DUMAI - Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) di Dumai terpaksa diliburkan menyusul makin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai telah mengeluarkan Himbauan untuk merumahkan siswa-siswi sekolah mulai dari PAUD, TK dan SD.

"Akibat kabut asap karhutla kualitas udara di Dumai tidak sehat. Guna mengantisipasi dampak kabut asap, kami mengeluarkan Himbauan untuk merumahkan pelajar. Kebijakan ini guna melindungi siswa sekolah dari dampak asap," Kata Dedy Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai.

Menurut Dedy, kabut asap mulai terasa pekat pada malam hari hingga pagi harinya, sore hari berangsur mulai membaik.

"Oleh sebab itu, himbauan yang kami keluarkan bersifat situasional. Masing-masing kepala sekolah agar mengambil kebijakan sesuai kondisi terkini." Paparnya

Masih kata Dedy, jika kabut asap tebal, pelajar agar di rumahkan, namun jika kondisi sudah membaik kegiatan belajar kembali normal.

Kami juga mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anak nya, karena ini bukan libur sekolah, melainkan dirumahkan yang artinya belajar di rumah.

"Jadi selama tidak menjalani kegiatan belajar di sekolah, orang tua harus mengawasi anak-anak agar belajar di rumah." Pungkas Dedy.

Pantauan lapangan, salah satu Sekolah yang meliburkan siswa-siswi nya adalah SDN 022 Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai.

Sejak Senin (19/9) kemarin sekolah tersebut sudah meliburkan siswa-siswi nya. Guru menempel pengumuman didinding sekolah isinya mengingat kabut asap semakin tebal untuk itu anak dirumahkan. *




Berita Lainnya