Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.


Minggu | 09 Februari 2020
Ribuan Warga Pekanbaru Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2571/2020 di Kampung.

Rubrik : dumai
Kabut Asap Makin Pekat, Siswa SD di Dumai Diliburkan
Editor : wisly | Penulis: Bambang
Selasa , 10 September 2019
ilustrasi

DUMAI - Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) di Dumai terpaksa diliburkan menyusul makin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai telah mengeluarkan Himbauan untuk merumahkan siswa-siswi sekolah mulai dari PAUD, TK dan SD.

"Akibat kabut asap karhutla kualitas udara di Dumai tidak sehat. Guna mengantisipasi dampak kabut asap, kami mengeluarkan Himbauan untuk merumahkan pelajar. Kebijakan ini guna melindungi siswa sekolah dari dampak asap," Kata Dedy Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai.

Menurut Dedy, kabut asap mulai terasa pekat pada malam hari hingga pagi harinya, sore hari berangsur mulai membaik.

"Oleh sebab itu, himbauan yang kami keluarkan bersifat situasional. Masing-masing kepala sekolah agar mengambil kebijakan sesuai kondisi terkini." Paparnya

Masih kata Dedy, jika kabut asap tebal, pelajar agar di rumahkan, namun jika kondisi sudah membaik kegiatan belajar kembali normal.

Kami juga mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anak nya, karena ini bukan libur sekolah, melainkan dirumahkan yang artinya belajar di rumah.

"Jadi selama tidak menjalani kegiatan belajar di sekolah, orang tua harus mengawasi anak-anak agar belajar di rumah." Pungkas Dedy.

Pantauan lapangan, salah satu Sekolah yang meliburkan siswa-siswi nya adalah SDN 022 Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai.

Sejak Senin (19/9) kemarin sekolah tersebut sudah meliburkan siswa-siswi nya. Guru menempel pengumuman didinding sekolah isinya mengingat kabut asap semakin tebal untuk itu anak dirumahkan. *




Berita Lainnya