Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : huawen
Ribuan Masyarakat Pekanbaru akan Meriahkan Festival Zhong Qiu
Editor : wisly | Penulis:
Rabu , 11 September 2019
Panitia Bersama Festival Lampion Zhong Qiu

PEKANBARU - Perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Pekanbaru akan berlangsung di jalan Karet, Kampung Tionghoa Melayu Pekanbaru, Jumat (13/09/19). Perayaan mengambil tema Melalui Perayaan Zhong Qiu Bersama, Kita Pererat Kebersamaan dalam Keberagamaan, Cinta Damai dan Pembauran.

Ketua Panitia Bersama, Anton Tanusina mengatakan, perayaan dimulai pukul 17.00 WIB dengan pawai lampion. Kemudian panggung kesenian, makan kue bulan bersama, lomba kreasi lampion dam lomba photograhy terbuka untuk umum.

"Kira perkirakan terdapat 2500 masyarakat yang mengikuti pawai lampion. Berasal dari 42 organisasi gabungan, baik organisasi Tionghoa, lembaga keagamaan dan penidikan," terangnya Anton Tanusina yang juga Ketua Marga Tan Riau.

Ditambahkannya, disediakan juga 2570 lampion untuk perayaan budaya Tionghoa ini.
"Nantinya kita bagikan kue bulan kepada pengunjung yang datang," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Pawai Lampion, Jailani Tan menambahkan, pawai akan dimulai dari jalan Karet, menuju jalan Juanda, ke Ahmad Yani, kemudian ke jalan M Yamin, jalan Sudirman, masuk jalan Juanda dan kembali lagi ke jalan Karet.

"Kita akan arak lampion raksasa yang biasanya kita bawa menggunakan mobil hias, kini kita dorong ramai-ramai. Sehingga kemeriahan akan semakin terasa," Kata Jailani yang juga Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (Piti) Riau ini.

Ia mengajak masyarakat Pekanbaru untuk hadir dan memeriahkan Festival Lampion Zhong Qiu, karena terbuka untuk umum.

Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Stephen Sanjaya menjelaskan, perayaan Festival Kue Bulan sudah menjadi agenda rutin unntuk melestarikan budaya Tionghoa, karena melibatkan juga generasi muda.

"Ini menjadi salah satu tempat untuk menjaga kebersamaan, sehingga tercipta suasana yang harmonis, rukun dan sejahtera," jelasnya.

Ia berharap, Festival Lampion Zhong Qiu dapat menjadi salah satu penarik wisatawan.

Panitia Bersama Festival Lampion Zhong Qiu telah siapkan 5000 masker, mengingat Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap akibat Karhutla.

"Mengenai asap, kita telah diskusikan. Jika saat gelaran berlangsung dan udara kurang bersahabat untuk kesehatan, maka pawai lampion akan kita tiadakan. Namun yang lain tetap kita jalankan," ungkapnya.*




Berita Lainnya