Minggu | 15 September 2019
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Kumpulkan 103 Kantong Darah
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru.


Sabtu | 14 September 2019
5000 Lampion Hiasi Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya
Maha Vihara Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Jalan Bukit Barisan III, Pekanbaru,.


Jumat | 13 September 2019
Dihadiri Wagubri, Festival Kue Bulan di Pekanbaru Dipadati Warga
Meski diselimuti kabut asap, perayaan Festival Lampion Zhong Qiu di Jalan.

Rubrik : dumai
Kabut Asap, Ribuan Warga Dumai Terjangkit ISPA
Editor : wisly | Penulis: Bambang
Rabu , 11 September 2019
Cegah ISPA akibat kabut asap karhutla, warga Jalan Meranti Kecamatan Dumai Barat membagikan masker kepada pengguna jalan. (bam)

DUMAI - Ribuan warga Dumai terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap yang makin pekat di Kota Dumai. 

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Dumai, H Paisal, melalui Kasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat, dr Hafidz Permana. Katanya, dari hasil rekapitulasi penyakit ISPA akibat kabut asap karhutla dari tanggal 1-10 September 2019 berjumlah 1.532 jiwa.

"Dari  1.532 jiwa itu rinciannya, usia 1 tahun yang terpapar ISPA sebanyak 99 jiwa, usia 1-5 tahun ada 432 jiwa, dan usia di atas 5 tahun berjumlah 1.001 jiwa," ujar dr Hafidz Permana.

"Kami sudah membagikan masker secara gratis untuk mencegah ISPA. Kami juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktifitas diluar ruangan, jika ingin keluar ruangan dianjurkan menggunakan masker agar partikel debu karhutla tidak masuk kedalam saluran pernapasan," katanya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, Afrilagan, mengatakan, sesuai rekapitulasi data ISPU Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Rabu (11/9), pukul 07.00 Wib, kualitas udara di Dumai masih dalam status berbahaya ditandai dengan warna hitam, ISPU 300 konsentrasi 462. 

"Data ISPU Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau hari ini (Rabu kemaren, red) pukul 07.00 Wib mencatat kualitas udara Dumai ditandai dengan warna hitam (berbahaya), ISPU 300 konsentrasi 462," kata Afrilagan melalui pesan whatsApp.

Terkait titik api di Jalan Parit Kitang, Afrilagan menjelaskan, tim gabungan sudah melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran. "Tim pemadam gabungan sudah turun ke lapangan untuk memadamkan kebakaran lahan di Jalan Parit Kitang," ucapnya. 

Afrilagan menjelaskan, pada Selasa (10/9) malam, Dumai diguyur hujan dengan intensitas yang cukup deras. Jumlah hujan 15.0 mm mulai pukul 18.45 Wib sampai 20.30 Wib. "Namun kabut asap tebal yang tetap menyelimuti Dumai, sehingga kita menduga asap ini kiriman dari kabupaten tetangga," ucapnya.

Sedangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai sudah mengambil kebijakan  meliburkan para pelajar. Di mana, sejak Senin (9/9), aktifitas belajar mengajar telah terganggu oleh kabut asap akibat karhutla yang mengepung Kota Dumai.*




Berita Lainnya