|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) menghadirkan layanan penukaran uang pecahan baru sekaligus pasar murah bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program untuk membantu warga memenuhi kebutuhan Lebaran dengan lebih mudah dan harga yang terjangkau.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Helmi D, yang turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, langkah BI menghadirkan layanan penukaran uang dan pasar murah sangat membantu masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan menjelang Lebaran.
"Program seperti ini sangat baik karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan semangat yang lebih besar," ujarnya, Selasa (10/3/2026) di halaman Kantor BI.
Helmi juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, termasuk keterlibatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai kerja sama lintas lembaga ini memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat karena tidak hanya menyediakan layanan penukaran uang, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan keuangan dalam satu lokasi.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran Bank Indonesia sebagai bank sentral, baik sebagai otoritas moneter maupun otoritas sistem pembayaran.
Dalam kapasitasnya sebagai otoritas sistem pembayaran, BI menyediakan layanan penukaran uang bagi masyarakat dengan berbagai pecahan.
Uang yang disiapkan mulai dari pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hingga Rp1.000.
Panji mengatakan, BI telah menyiapkan dana dalam jumlah besar untuk memastikan kebutuhan penukaran uang masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri dapat terpenuhi.
"Secara keseluruhan kami menyiapkan dana sekitar Rp4,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang bagi perbankan dan masyarakat di wilayah Riau," jelasnya.
Dalam kegiatan kas keliling terpadu ini, setiap harinya disediakan sekitar 1.000 paket penukaran uang bagi masyarakat. Layanan tersebut berlangsung selama 10–12 Maret 2026 dan sebelumnya juga telah dilaksanakan di sejumlah wilayah di Provinsi Riau, termasuk Kota Pekanbaru.
Selain layanan penukaran uang, kegiatan ini juga diramaikan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan berbagai produk. BI bersama OJK juga menghadirkan layanan keuangan sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas dalam satu tempat.
Di lokasi kegiatan, masyarakat tidak hanya menukarkan uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran, tetapi juga dapat membeli paket kebutuhan pokok dengan harga lebih murah melalui program pasar murah. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri, khususnya pada 10 hari terakhir Ramadan.
"Melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya mendapatkan uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran, tetapi juga dapat mempersiapkan kebutuhan Ramadan dengan harga yang lebih terjangkau," tutup Panji.*