Okt 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Iran Ancam Tutup Total Selat Hormuz Jika AS Lancarkan Serangan Darat
dunia | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:58:26 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : republika

TEHERAN - Seorang pejabat senior Iran dikutip Tasnim, Jumat (28/3/2026) mengatakan, Iran akan menutup total Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan darat guna merebut selat tersebut. Saat ini, Iran menerapkan kebijakan selektif terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

"Operasi militer apapun oleh musuh di Selat Hormuz akan berujung pada blokade penuh untuk periode tak terbatas. Jika AS memutuskan untuk melancarkan serangan darat terhadap Iran, Teheran akan memiliki hak penuh merespons untuk mengeliminasi ancaman," demikian keterangan pejabat itu.

Iran saat ini mempersilakan kapal-kapal dari negara tak terlibat agresi untuk melintas, sambil membatasi kapal yang terkait dengan negara yang terlibat dalam serangan terhadap Iran. Sejauh ini ada beberap negara yakni China, India, Turki, Pakistan, Thailand, dan Malaysia yang telah berkoordinasi atau bernegosiasi langsung dengan otoritas Iran agar bisa melintas secara aman.

Baca :

Menurut Lloyd’s List Intelligence, dilansir bne Intellinews, jumlah kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz terus bertambah seiring dengan penerapan sistem pembayaran tol yang diterapkan Iran. Kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz diarahkan ke wilayah perairan Iran lwa sebuah rute yang disebut sebagai "Stan Tol Teheran' yang meninggalkan dua jalur internasional di tengah selat yang biasa dilalui kapal-kapal komersial. 

Pada Selasa, setidaknya ada 20 kapal yang telah bergerak mengambil jalur antara pulau Qeshm dan Larak seperti yang diarahkan oleh otoritas Iran. Analis dari Lloyd’s List Intelligence mengungkapkan bahwa sedikitnya 16 kapal transit di Selat Hormuz sejak 20 Maret, di mana 12 kapal berlayar melalui koridor yang dikontrol Iran.

Setidaknya dua kapal diketahui telah membayar tol ke Iran, di mana satu kapal dilaporkan membayar sekitar 2 juta dolar AS. Koridor itu saat ini diawasi oleh IRGC yang melakukan verifikasi terhadap detail kapal, dan untuk beberapa kasus, menerapkan tarif tol untuk transit.*

Terbaru
inhu
Bupati Inhu Hadiri Workshop Tata Kelola Karbon
Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:36:13 WIB
etalase
PTPN IV Regional III Dukung Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba
Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:27:26 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Telah Salurkan Bansos Pendidikan Untuk 1.138 Mahasiswa
Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:08:45 WIB
pekanbaru
3.663 Hotspot di Sumatra, Riau 4 Titik
Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:00:00 WIB
sportainment
EBR United Bidik Semifinal Nasional, Bawa Harapan Riau ke IKN
Selasa, 13 Oktober 2026 | 00:10:21 WIB
otomotif
Royal Riders Indonesia Kukuhkan Pengurus Chapter Riau 2026–2028
Senin, 12 Oktober 2026 | 22:23:25 WIB
pekanbaru
Plt Gubri Dorong Perbankan dan Pengembang Perluas Akses Hunian Layak
Senin, 12 Oktober 2026 | 19:34:31 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
5
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB