|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar kegiatan Employed Gathering, di El Nur Cliff Resort, Pilubang, Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). Kegiatan yang berlangsung dua hari, tepatnya Jumat (10/4/26) hingga Sabtu (11/4/26) ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pelatihan Service Excellent bagi seluruh tenaga kependidikan (tendik).
Kegiatan yang mengusung konsep outbound dan fun games atau kegiatan lapangan ini dirancang untuk membentuk karakter (character building) serta memperkuat team building, guna meningkatkan kerja sama tim, kekompakan, dan sinergi antartenaga kependidikan di seluruh unit kerja.
Dengan mengusung motto “Seru dan Santai”, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan kolaborasi serta memberikan kontribusi yang lebih baik bagi perkembangan Kampus Umri ke depan.
Employed Gathering secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Umri, Dr H Baidarus, MM MAg. Menurutnya, penting kebersamaan dan kekompakan tenaga kependidikan dalam membangun citra dan kemajuan universitas.
Baidarus mengatakan bahwa tenaga kependidikan bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kampus. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti dengan saksama, penuh keikhlasan, serta rasa tanggungjawab. Pasang niat yang baik agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan sukses, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan Umri,” ujar Baidarus.
Seluruh kegiatan lapangan dipandu oleh tim instruktur dari El Nur Cliff Adventure Resort. Dalam penyampaiannya yang diwakili oleh Muhammad Yahdi, yang juga merupakan Owner Wakanda off-road Adventure, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan lapangan tidak hanya sebatas kemampuan teknis, tetapi juga mencakup sikap, komunikasi, serta komitmen dalam memberikan layanan terbaik.
Ia menegaskan bahwa membangun tim yang solid merupakan kunci utama dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas. Melalui pelatihan dan kegiatan lapangan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya saling percaya, bekerja sama, serta memiliki visi yang sama dalam memajukan institusi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Raja Suci Herliza, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang penyegaran, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk memperkuat kapasitas dan kebersamaan bagi tenaga kependidikan.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai wadah untuk mempererat silaturahim sekaligus meningkatkan kompetensi dan kekompakan tenaga kependidikan. Harapannya, melalui kegiatan ini di kampus nantinya terbangun tim yang solid, profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan Umri,” paparnya, melalui rilis, Jumat (10/4/26).
Sedangkan perwakilan peserta, M. Anwar Siregar, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kebersamaan dan semangat kerja.
“Kegiatan ini sangat berkesan dan memberikan pengalaman berharga bagi kami. Melalui berbagai aktivitas yang dilakukan, kami menjadi lebih kompak, saling mengenal, dan memahami pentingnya kerja sama tim dalam memberikan pelayanan terbaik di lingkungan Umri,” ucapnya.
Kegiatan Employed Gathering, selain diisi dengan kegiatan outbound dan fun games, Employed Gathering ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan lain, seperti off-road adventure, malam keakraban, serta kegiatan ibadah seperti salat berjamaah, kultum, dan Qiyamul Lail. Para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan terkait pelayanan prima, tetapi juga penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga kependidikan Umri mampu mengimplementasikan nilai-nilai pelayanan prima dalam aktivitas sehari-hari. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat mendorong kemajuan universitas serta memberikan dampak positif bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat luas. ***