|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi memperkenalkan program Sekolah Pemilu Hijau 2026 yang digelar di Kantor KPU Riau. Inisiatif ini merupakan bagian dari Rumah Pintar Pemilu (RPP) dan dirancang sebagai terobosan pendidikan pemilih dengan mengintegrasikan nilai demokrasi serta kepedulian lingkungan, khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.
Peluncuran program dilaksanakan secara hybrid pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan dibuka secara virtual oleh Anggota KPU RI yang juga menjabat Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, August Mellaz. Acara tersebut melibatkan jajaran internal KPU Provinsi Riau serta berbagai instansi pemerintah dan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan lingkungan. Di sisi lain, kegiatan juga diikuti oleh KPU kabupaten/kota se-Riau beserta jajaran sekretariatnya, dan disiarkan melalui media sosial resmi KPU Riau.
Sekolah Pemilu Hijau merupakan pengembangan dari program pendidikan pemilih sebelumnya. Program ini menghadirkan 16 sesi pembelajaran yang bertujuan memperdalam pemahaman peserta mengenai demokrasi dan kepemiluan, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan dalam penyelenggaraan pemilu. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau.
Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan. Ia menekankan pentingnya membangun budaya demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan melalui pendidikan pemilih yang inovatif.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan hadir sebagai pembicara utama dengan mengangkat konsep Green Policing. Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut menitikberatkan pada pembentukan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan melalui perubahan pola pikir dan perilaku. Menurutnya, konsep Green Election dan Green Policing memiliki kesamaan tujuan, yaitu menciptakan tata kelola yang berintegritas dan berkelanjutan melalui kerja sama lintas sektor.
Sementara itu, August Mellaz memberikan apresiasi atas inisiatif KPU Riau yang dinilai mampu menggabungkan pendidikan pemilih dengan isu lingkungan. Ia juga menyinggung komitmen KPU dalam menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya melalui penanaman jutaan bibit pohon secara nasional pada Pemilu 2024.
Sebagai simbol dimulainya program, KPU Provinsi Riau menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan peserta. Langkah ini mencerminkan komitmen untuk menghubungkan pembelajaran demokrasi dengan aksi nyata pelestarian lingkungan.
Melalui Sekolah Pemilu Hijau 2026, KPU Riau berharap dapat melahirkan generasi muda yang aktif, sadar demokrasi, serta berperan dalam menjaga lingkungan. Program ini juga diharapkan menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan yang memperkuat pelaksanaan pemilu yang partisipatif, berintegritas, dan ramah lingkungan.*