Selasa | 15 Oktober 2019
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Pekanbaru Kunjungi Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.


Minggu | 29 September 2019
Pengurus IKTS Periode 2019-2022 Resmi Dilantik
Pengurus Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) periode.


Senin | 23 September 2019
Umat Buddha Pekanbaru Doa Bersama Minta Hujan di Vihara Surya Dharma
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kota.

Rubrik : nasional
Ini Alasan Yasonna Laoly Mundur Sebagai Menkumham
Editor : wisly | Penulis: republika
Jumat , 27 September 2019
Yasonna H Laoly

JAKARTA - Yasonna H Laoly dilaporkan mengundurkan diri sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) pada Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla. Alasan Yasonna mengudurkan diri karena terpilih sebagai anggota DPR periode 2019-2024.

Yasonna mengundurkan diri terhitung mulai 1 Oktober 2019. "Hal ini berkaitan dengan terpilihnya saya sebagai anggota DPR Republik Indonesia Daerah Pemilihan Sumatra Utara I, serta tidak diperbolehkan rangkap jabatan sesuai dengan Pasa 23 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang menjelaskan Menteri dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan," bunyi surat pengunduran Yasonna.

Dalam surat itu, Yasonna mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi telah dipercaya sebagai menkumham.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan dari Bapak Presiden yang telah menunjuk saya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla serta atas dukungan selama saya menjabat. Di samping itu saya memohon maaf apabila selama menjabat sebagai menteri terdapat banyak kekurangan dan kelemahan," tulis Yasonna.

Surat tertanggal 27 September 2019 itu ditembuskan ke Wapres RI; Pimpinan DPR; Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Mensesneg; dan Seskab.*




Berita Lainnya