Sep 2026
25

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Bea Cukai Dumai Amankan 47,5 Kilogram Sabu, 20.044 Pil Ekstasi, dan 3.600 Cartridge Etomidate
dumai | Jumat, 25 September 2026 | 11:45:00 WIB
Editor : bambang | Penulis : Rls
Bea Cukai Dumai Amankan 47,5 Kilogram Sabu, 20.044 Pil Ekstasi, dan 3.600 Cartridge Etomidate

DUMAI - Tim Bea Cukai Dumai bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di perairan Pulau Halang, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan sekitar 47,57 kilogram sabu (methamphetamine), 20.044 butir ekstasi (MDMA), serta 3.600 cartridge rokok elektrik yang diduga mengandung etomidate.

Penindakan dilakukan pada Kamis, (10/9/2026), sekitar pukul 23.15 WIB. Seluruh barang bukti ditemukan di sebuah perahu kayu yang diduga membawa narkotika dari Malaysia menuju wilayah pesisir timur Sumatera.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi BC Dumai, Dedi Husni Kamis (24/9/2026) mengungkapkan,  barang bukti tersebut dikemas dalam enam kardus berisi 48 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat netto sekitar 47.572,2 gram, empat bungkus ekstasi sebanyak 20.044 butir, serta 12 bungkus cartridge rokok elektrik yang diduga mengandung etomidate sebanyak 3.600 pcs.

Baca :

Nilai barang bukti narkotika yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp132,7 miliar. Sementara itu, Bea Cukai memperkirakan potensi penghematan keuangan negara dari dampak narkoba mencapai Rp390,72 miliar, dengan jumlah masyarakat yang diperkirakan dapat diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika mencapai 262.411 jiwa.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima Tim Satgas Patroli Laut Jaring Sriwijaya BC 1017 KPPBC TMP B Dumai dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Rabu (9/9/2026).

Informasi tersebut menyebutkan adanya rencana pengiriman barang yang diduga narkotika dalam jumlah besar dari Malaysia menuju wilayah pesisir pantai timur Sumatera, khususnya perairan Kabupaten Rokan Hilir.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada Kamis, 10 September 2026, Bea Cukai Dumai dan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri sepakat melakukan operasi gabungan. Operasi melibatkan tim patroli laut dan tim pengawasan darat.

Sekitar pukul 15.00 WIB, tim gabungan mulai melakukan patroli di sekitar perairan Bagan Siapi-api dan Sinaboi. Pada saat bersamaan, tim darat melakukan pengawasan terhadap perlintasan orang dan kendaraan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penjemputan atau distribusi narkotika.

Sekitar pukul 18.30 WIB, tim darat mendapati dua orang mencurigakan menggunakan sepeda motor mendatangi sebuah perahu nelayan yang sedang bersandar di salah satu dermaga di pesisir Bagan Siapi-api.

Saat petugas mendekati lokasi untuk melakukan pemeriksaan, perahu tersebut tiba-tiba bergerak meninggalkan dermaga. Tim darat kemudian mengamankan dua pengendara sepeda motor, sementara informasi mengenai perahu yang melarikan diri diteruskan kepada tim patroli laut.

Tim gabungan patroli laut kemudian melakukan pengejaran dan penyisiran dari perairan Bagan Siapi-api hingga kawasan Pulau Halang.

Setelah beberapa jam melakukan pencarian, sekitar pukul 22.58 WIB, petugas menemukan sebuah kapal kayu yang sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan. Kapal tersebut ditemukan dalam kondisi lego jangkar di sekitar perairan Pulau Halang.

Saat petugas melakukan pendekatan, seorang yang berada di atas kapal langsung menceburkan diri ke laut. Sementara seorang lainnya berusaha menghidupkan mesin kapal untuk melarikan diri.

Petugas kemudian memberikan tembakan peringatan sesuai prosedur. Namun, orang yang masih berada di atas kapal tersebut juga akhirnya menceburkan diri ke laut.

Tim gabungan melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi, tetapi kedua orang tersebut belum berhasil ditemukan saat itu.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap kapal kayu tersebut. Dari penggeledahan ditemukan enam kardus berukuran besar yang diduga berisi nanarkotika.

Dijelaskannya, dari pemeriksaan awal terhadap dua orang pengendara sepeda motor yang diamankan, masing-masing berinisial S dan D, diketahui keduanya mengaku diperintahkan seseorang berinisial A, yang diduga sebagai pengendali dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Keduanya mengaku hanya diperintahkan mengantarkan air minum kepada F dan A yang berada di atas perahu nelayan di salah satu dermaga di pesisir Bagan Siapi-api.

Perahu beserta barang bukti kemudian diamankan dan dibawa menuju dermaga, sebelum selanjutnya digiring ke KPPBC TMP B Dumai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Upaya pengejaran terhadap terduga pelaku yang melarikan diri kemudian membuahkan hasil. Pada Sabtu, 12 September 2026, seorang berinisial F berhasil diamankan dari tempat persembunyiannya di salah satu rumah di Pulau Halang, Kabupaten Rokan Hilir.

Pada Minggu, (13/9/2026), dengan bantuan unit K9 Kanwil DJBC Riau, petugas kembali melakukan pemeriksaan terhadap seluruh muatan perahu nelayan tersebut. Dari pemeriksaan mendalam tersebut, tidak ditemukan barang bukti tambahan.

Saat ini seluruh barang bukti narkotika telah diserahterimakan kepada penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses pemeriksaan dan pengembangan perkara lebih lanjut. Sementara satu unit perahu nelayan yang digunakan dalam pengangkutan barang bukti ditambatkan di Dermaga Pokala Dumai.

Bea Cukai Dumai menyatakan akan terus menjalankan fungsi community protector melalui pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran barang yang dilarang maupun dibatasi.

Langkah tersebut, menurut Bea Cukai, merupakan bagian dari upaya bersama dengan aparat penegak hukum dalam menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman penyelundupan narkotika dan barang ilegal. Pungkas Dedi. (*)

Terbaru
pekanbaru
Infrastruktur dan Layanan Dasar Jadi Prioritas APBD-P Riau 2026
Jumat, 25 September 2026 | 11:23:45 WIB
sportainment
Belanda Vs Jerman Tanpa Pemenang
Jumat, 25 September 2026 | 07:37:41 WIB
sportainment
Comeback Lawan China, Indonesia Rebut Emas Bulu Tangkis Beregu Putra
Kamis, 24 September 2026 | 20:20:44 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Percepat Imunisasi, Kejar 31.909 Anak Berisiko Zero Dose
Kamis, 24 September 2026 | 19:30:21 WIB
inhu
200 Peserta ikuti Rakor Dewan Pendidikan Inhu
Kamis, 24 September 2026 | 17:33:50 WIB
Artikel Popular
1
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD...
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
hukum
Nasional
DJP Catat Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp57,23...
Jumat, 18 September 2026 | 11:46:37 WIB